RELASI KUASA DI DALAM NASKAH SIDANG SUSILA KARYA AYU UTAMI DAN AGUS NOOR

Authors

  • Farhat Faqih Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.26418/ekha.v6i1.58911

Keywords:

Relasi Kuasa, Michel Foucault, Naskah Sidang Susila

Abstract

Penelitian ini berfokus pada aspek relasi kuasa yang terkadung di dalam naskah Sidang Susila karya Ayu Utami dan Agus Noor. Menurut (Michel Foucault, 1997:116) kekuasaan itu tidak suprastruktur, artinya kekuasaan memiliki eksistensi dan fungsinya dari sektor yang paling bawah seperti keluarga, institusi, dan lain sebagainya dalam bentuk relasi kuasa. Dengan demikian relasi kuasa merupakan suatu alat untuk mengontrol pikiran atau pengetahuan dengan cara menormalisasikan secara halus. Di dalam naskah Sidang Susila terdapat relasi kuasa yang dideskripsikan sebagai berikut: (a) bentuk relasi kuasa yang terkandung di dalam naskah Sidang Susila terbatas hanya pada pikiran subjek yang telah terinternalisasi (b) cara kerja kuasa di dalam   naskah Sidang Susila bersifat abstrak tetapi juga tersistematis.

References

Foucault, Michel. 2002, power/knowledge: selected interviews and other writings, 1972-1977, terjemahan wacana kuasa/pengetahuan: wacana pilihan dan tulisan-tulisan 1972-1977. Jogjakarta. Bentang Budaya.

Faruk. 2014. Metodologi penelitian sastra. Yogyakarta: pustaka pelajar.

Satoto, Soediro. 2012. Analisis Drama dan Teater. Yogyakarta: Ombak.

Ratna, Kutha Nyoman. 2008. Teori, Metode, dan Teknik: penelitian sastra. Yogyakarta: Pustaka pelajar.

Sugiyono. 2016. Metode Penelitian. Bandung: penerbit alfabeta.

Anggradinata, L,P. 2016. Konsep Kegilaan dan Kekuasaan Michel Foucault Dalam Cerpen “Catatan Harian Orang Gila†Karya Lu Xun. Wahana, 1(13), 4-13.

Pranowo, Y. 2017. Genealogi Moral Menurut Foucault Dan Nietzsche: Beberapa Catatan. Melintas, 1(33), 52-69.

http://naskahdrama-rps.blogspot.com/2010/08/sidang-susila-ayu-utami-dan-agus-noor.html?m=1 diakses pada 1 oktober 2022

Downloads

Published

2023-04-28

Issue

Section

Articles