ANALISIS STRUKTUR DAN MAKNA MANTRA PENJAGA DIRI PADA MASYARAKAT KECAMATAN TELUK KERAMAT KABUPATEN SAMBAS
DOI:
https://doi.org/10.26418/jppk.v4i5.10139Abstract
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur dan makna mantra penjaga diri pada masyarakat Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, berbentuk kualitatif dan menggunakan pendekatan strukturalisme semiotik. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara kepada penutur mantra yaitu dukun. Hasil penelitian ini antara lain: pertama, struktur mantra penjaga diri terdiri atas bunyi (rima dan irama), kata, larik dan bait. Rima dalam mantra penjaga diri antara lain rima berdasarkan bunyinya, letaknya dan pertaliannya. Irama dalam mantra penjaga diri antara lain irama dengan intonasi naik, datar, turun, jeda sebentar dan jeda lama. Kata dalam mantra penjaga diri antara lain berupa lambang, utterance/indice dan simbol (blank symbol, natural symbol, private symbol). Larik dalam mantra penjaga diri mengalami pelesapan, inversi dan repetisi. Bait dalam mantra penjaga diri terbagi menjadi tiga, yaitu bait pembuka, isi dan penutup. Kedua, makna mantra penjaga diri adalah berupa permintaan dan permohonan si pengamal kepada Allah Swt untuk membantu si pengamal dalam mengatasi suatu masalah.
Kata Kunci: Mantra, struktur dan makna
Abstract: This research purposed to know the structure and meaning of mantra penjaga diri in the society Teluk Keramat subdistrict regency of Sambas. This research used descriptive method, in qualitative form and used structuralisme semiotic approach. The data in this research obtained from interview to paranormal as a mantra speaker. The result of this research as follow: first, the mantra penjaga diri structure consist of sounds (rhyme and rhythm), words, sentences and paragraphs. The rhyme of mantra penjaga diri divided in to based on the sounds, placed, and the relationship. The rhythm in mantra penjaga diri such as the rhythm high intonatically, low intonatically, flat intonatically, pause and stop. The words in mantra penjaga diri such as sign, utterance/indice and symbols (blank symbol, natural symbol and private symbol). The sentences in mantra penjaga diri faced omittation, inversion and repetition. The paragraph in mantra penjaga diri divided into three, these are the paragraph functioned as opening of mantra, content of mantra and closing of mantra. Second, the meaning which contained in mantra penjaga diri commonly like requesting and asking by the user to Allah to help the user in solving problems.
Key Words: mantra, structure and meaning