PENINGKATAN MOTORIK HALUS MELALUI TEKNIK KOLASE PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK GEMBALA BAIK
DOI:
https://doi.org/10.26418/jppk.v4i6.10362Abstract
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Perencanaan pembelajaran menggunakan teknik kolase untuk meningkatkan motorik halus pada anak usia 5-6 tahun di TK Gembala Baik, 2) Pelaksanaan pembelajaran menggunakan teknik kolase untuk meningkatkan motorik halus pada anak usia 5-6 tahun di TK Gembala Baik dan 3) Peningkatan motorik halus anak setelah mengikuti pembelajaran teknik kolase pada anak usia 5-6 Tahun di Taman Kanak-kanak Gembala Baik Pontianak. Peneliti menggunakan metode deskriptif. Adapun bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Analisis data yang digunakan berupa observasi, IPKG I, IPKG 2 dan wawancara. Langkah-langkah penelitian ini adalah sebagai berikut: 1). Perencanaan, 2). Pelaksanaan, 3). Pengamatan atau Observasi dan 4). Refleksi. Teknik analisis data yang digunakan adalah observasi/pengamatan dan wawancara/percakapan, sesuai dengan teknik pengumpul data yang digunakakan, maka alat pengumpulnya adalah format observasi dan panduan wawancara. Hasil peneltian menunjukkan motorik halus berkembang sangat baik pada siklus I memperoleh rata-rata sebesar 55,97 dan meningkat pada siklus II menjadi 90,41. Hal ini berarti motorik halus anak mengalami peningkatan sangat baik.
Kata Kunci: Motorik Halus, Teknik Kolase.
Abstract: The purpose of this study was to determine: 1) Planning prayer movement learning through hands-on children aged 5-6 years in kindergarten Raudhatul Jannah Pontianak, 2) The prayer movement learning through hands-on children aged 5-6 years The Kindergarten Raudhatul Jannah Pontianak and 3) Increased ability to perform the prayer movement through hands-on children aged 5-6 years in kindergarten Raudhatul Jannah Pontianak. Researchers using descriptive methods. The form of this research is a class act. Analysis of the data used in the form of observation, IPKG I, IPKG 2 and interviews. The steps of this study are as follows: 1). Planning, 2). Implementation, 3). Observation or observation and 4). Reflection. The data analysis technique used is the observation / observation and interviews / conversations, according to the data collection techniques be adopted, then the tool is a format pengumpulnya observation and interview guides. Research findings show a direct practice can improve the ability to perform the prayer movement in children aged 5-6 years in kindergarten Raudhatul Jannah Pontianak is equal to 32.23% of the results obtained from the average of the first cycle is reduced average cycle II (42,77- 75 = 32.23%).
Keywords: Prayer Movement, Direct Practice.