PENGGUNAAN PERANGKAT PEMBELAJARAN GURU MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAAN DALAM PENERAPAN KTSP DI SMK MANDIRI PONTIANAK
DOI:
https://doi.org/10.26418/jppk.v2i3.1514Abstract
Abstract: The use of the subject teachers teaching entrepreneurship in the implementation the KTSP in SMK Mandiri Pontianak. The study aims to determine the components and implementation of learning tools created by entrepreneurial studies teacher at SMK compliant KTSP Self Pontianak. This research is a qualitative, in the form of a survey. The collection of data through observation techniques, interviews, and review documents with teachers who teach entrepreneurship major in accounting and Principal. The results of the study, (1) the learning component in the implementation the KTSP were prepared by teachers of entrepreneurship are quite good, judging from the translation, be it time, competencies, indicators and activities pembelajran, (2) the implementation of learning considered less good, because there is a lack in learning, where learning activities undertaken by teachers, are less relevant to the planning of learning, because students are not given the opportunity in the learning process, such as question or express an opinion.
Keywords: Development and Implementation Of The Learning, KTSP.
Abstrak: Penelitian Penggunaan perangkat pembelajaran guru mata pelajaran kewirausahaan dalam penerapan KTSP di SMK Mandiri Pontianak bertujuan untuk mengetahui komponen dan pelaksanaan perangkat pembelajaran yang dibuat oleh guru mata pelajaran kewirausahaan sesuai standar KTSP di SMK Mandiri Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan bentuk survei. Pengumpulan data melalui teknik pengamatan, wawancara, dan penelaahan dokumen dengan guru kewirausahaan yang mengajar di jurusan akuntansi dan Kepala Sekolah. Hasil penelitian, (1) komponen perangkat pembelajaran dalam penerapan KTSP yang disusun oleh guru kewirausahaan sudah cukup baik, dinilai dari penjabaran, baik itu waktu, kompetensi, indikator dan kegiatan pembelajran, (2) pelaksanaan perangkat pembelajaran dinilai kurang baik, karena terdapat kekurangan di dalam pembelajaran, dimana kegiatan pembelajaran dilakukan oleh guru, kurang relevan dengan perencanaan pembelajaran, karena siswa kurang diberi kesempatan dalam proses pembelajaran, seperti bertanya atau menyampaikan pendapatnya.
Kata Kunci: Penyusunan dan pelaksanaan perangkat pembelajaran, KTSP.