PENGEMBANGAN MODEL DRAMATISASI UNTUK PEROLEHAN SIKAP TOLERANSI PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
DOI:
https://doi.org/10.26418/jppk.v5i5.15375Abstract
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu produk. Metode penelitian dan pengembangan dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian sembilan peserta didik kelas VII. Hasil penelitian mengidentifikasikan bahwa untuk mengembangkan model dramatisasi berjenis sosiodrama menjadi "Modra BS B2P2" diperlukan desain atau pola dasar yang memuat visual dan teks, kemudian ditambahkan pula bahan-bahan penarik perhatian. Preskripsi berisi tentang tujuan, sub tujuan, tugas belajar (learning task) dan desain pesan tersusun atas menganalisis perolehan belajar, isi belajar (level dan jenis pengetahuan), tampilan akhir produk meliputi kolom tampilan memuat tentang visual, teks dan audio, kemudian kolom kegiatan guru dan peserta didik, dan dinyatakan layak digunakan ditinjau dari aspek media dan materi. Perolehan sikap toleransi peserta didik tergolong ke dalam kategori sangat baik, baik dan cukup.
Kata Kunci: Pengembangan, Model Dramatisasi, dan Sikap Toleransi
Abtract: This research aim to yield a product. Method of research and development with the approach qualitative. Subjek research nine competitor educated in class seven. Result of research identify that to develop model of dramatisasi have type of sosiodrama become "Modra BS B2P2" needed elementary pattern or desain which load visual and text, later enhanced also stunning materialss like. Preskripsi contain about target, sub is target, duty learn (learning task) and desain order lapped over to the analysing acquirement learn, content learn (knowledge type and level), final appearance product cover appearance colum load about is visual, audio and text, later colum activity of educative participant and teacher, and expressed used to be competent to be evaluated from media aspect and items. Acquirement of educative participant tolerance attitude into category very good, goodness and enough.
Keyword: Development, Model Dramatisasi, and Attitude Tolerance