PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG UNTUK MENINGKATKAN PROSES BELAJAR SISWA PADA PENJUMLAHAN DUA BILANGAN DENGAN CARA MENYIMPAN DI KELAS II SDN 05 KELUING TAJA KEC. SOKAN KABUPATEN MELAWI
DOI:
https://doi.org/10.26418/jppk.v2i4.1824Abstract
Abstract : Classroom Action Research aims to improve student learning outcomes using direct instructional model, the sum of the two numbers on the matter by way of saving. This study used a qualitative approach to the design of classroom action research. The design of this study include preliminary studies, planning, action, observation, and reflection. Preliminary studies conducted in learning about the sum of two numbers by storing the class II SDN 05 Keluing Taja, to obtain early reflections. Planning phase implemented by designing action procedures, determine the source of the data, determine the material acts, and determine the form of action observation. Phase implementation is done collaboratively between researchers with observer. Reflections conducted at the end of each lesson or meeting on each cycle. This study aims to improve student learning outcomes in the material sum of two numbers by saving through hands-on learning models. Form of research was classroom action research. The study consisted of 2 cycles with stages of planning, action, observation and reflection. Subjects of this study consisted of 23 students at SDN 05 Keluing Taja, collecting data through observation and qualitative data sheets of test results are given before the first cycle of learning pretest on the sum of two numbers by way of saving is 76.7. While the average value of the second cycle is 85. The test results show that there is a direct instructional model improved student learning outcomes at 8.3%. Direct instructional model used by teachers in learning better.
Abstrak : Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran langsung, pada materi penjumlahan dua bilangan dengan cara menyimpan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian ini meliputi studi pendahuluan, perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Studi pendahuluan dilakukan dalam pembelajaran tentang penjumlahan dua bilangan dengan cara menyimpan di kelas II SDN 05 Keluing Taja, untuk memperoleh refleksi awal. Tahap perencanaan dilaksanakan dengan merancang prosedur tindakan, menentukan sumber data, menentukan bahan tindakan, dan menentukan bentuk pengamatan tindakan. Tahap pelaksanaan dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dengan observer. Refleksi dilakukan pada setiap akhir pembelajaran atau pertemuan pada setiap siklus. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dua bilangan dengan cara menyimpan melalui model pembelajaran langsung. Bentuk penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini terdiri dari 23 orang siswa di SDN 05 Keluing Taja, pengumpulan data ini melalui lembar observasi dan data kualitatif berupa hasil tes yang diberikan sebelum pretes pembelajaran siklus I pada penjumlahan dua bilangan dengan cara menyimpan adalah 76,7. Sedangkan nilai rata-rata siklus II adalah 85. Hasil tes menunjukkan bahwa model pembelajaran langsung terdapat peningkatan hasil belajar siswa sebesar 8,3%. Model pembelajaran langsung digunakan guru dalam pembelajaran lebih baik.
Kata Kunci : Model Pembelajaran Langsung, Teknik Menyimpan, Hasil Belajar