SAPAAN DALAM BAHASA MELAYU PONTIANAK WILAYAH ISTANA KADRIAH
DOI:
https://doi.org/10.26418/jppk.v3i1.4204Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan deskripsi mengenai sistem sapaan yang digunakan dalam bahasa Melayu Pontianak di wilayah sekitar Istana Kadriah, baik dalam hubungan kekerabatan berdasarkan hubungan darah maupun dalam hubungan kekerabatan berdasarkan perkawinan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah bahasa yang dituturkan secara langsung oleh masyarakat Melayu Pontianak yang bermukim di wilayah sekitar Istana Kadriah. Data dikumpulkan menggunakan teknik sadap dan teknik pancing. Analisis data menghasilkan simpulan bahwa sistem sapaan dalam bahasa Melayu Pontianak terbagi atas a) sistem sapaan berdasarkan hubungan sedarah; Sistem sapaan dalam hubungan keluarga inti dan sistem sapaan dalam keluarga luas. b) sapaan berdasarkan hubungan perkawinan; kerabat satu generasi di atas Ego, kerabat segenerasi dengan Ego dan kerabat segenerasi di bawah Ego.
Kata kunci: Sapaan, Melayu, Istana Kadriah
Abstract: Objective of this research is to describe Pontianak Malaynese greeting system at Kadriah Palace surrounding area not only in bloodline relationship kinship but also in marriage relationship kinship. This research using descriptive analysis method with qualitative approach. Source data in this research is direct conversation from local citizens. Data collected using tapping and fishing technique. Data analysis shows that; bloodline greeting system divided to primary family and huge family. Marriage relationship greeting system divided to one generation above Ego, in the same generation with Ego and one generation below.
Keyword: Greeting, Malaynese, Kadriah Palace