AFIKSASI BAHASA DAYAK KENINJAL

Authors

  • Juliarsa F11110048 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Jurusan PBS Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Sesilya Saman Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Jurusan PBS Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Paternus Hanye Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Jurusan PBS Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura, Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.26418/jppk.v3i6.5975

Abstract

Abstract : BDK growing in Subdistrict, in Bina Jaya Village. Dayak Keninjal Language shortened into BDK used as daily communication language in religious event, also in the customs event... Data collecting instruments are tape recorder, questions list for interview. Analysis data technique that used in this research are data transcripting, then transcripting data into writing form, after that classified it suitably with the research subject. According to the data analysis results, the research results shows that affixation of BDK have form, function, and meaning. Affixation form of BDK are prefix and infix. Prefix of BDK have 6 types, they are bÉ™,se, N, pe, pen, te, and only have one infix, that is en. The functions of BDK affixation forming active verbs and passive verbs. Meanings of BDK affixation expressed doing an act and movement, have, in a state, use, doing an act, obtain, reciprocal. Infix of BDK forming the meaning of do the work.

Keyword:Dayak Keninjal Language Affixation

Abstrak :BDK berkembang di Kecamatan Tanah Pinoh Khususnya di Desa Bina Jaya. Bahasa Dayak Keninjal disingkat BDK digunakan sebagai bahasa komunikasi sehari-hari dalam acara keagamaan, maupun dalam acara adat. Masalah dalam penelitian ini adalah afiksasi bahasa Dayak Keninjal, yang dibatasi menjadi tiga submasalah yaitu bentuk, fungsi dan makna afiks BDK. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan bentuk, fungsi, dan makna afiks dalam BDK. Teori-teori yang digunakan dalam melaksanakan penelitian ini adalah teori-teori mengenai afiksasi yang ditinjau dari segi bentuk, fungsi, dan makna afiks BDK dari Keraf, Kridalaksana, Ramlan, Sudaryanto, dan Mulyono.   Afiksasi BDK diuraikan dengan metode deskriptif dan berbentuk kualitatif. Sumber data yaitu tuturan-tuturan dari penutur asli BDK. Teknik pengumpulan data yaitu teknik wawancara langsung yaitu teknik pancingan, penunjukkan aktivitas, penunjukkan gambar, dan studi documenter. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah mentranskripsikan data, kemudian mentranskripsikan kedalam bentuk tulisan, kemudian diklasifikasikan sesuai dengan masalah.Berdasarkan hasil analisis data yang sudah ada, hasil penelitian menunjukkan bahwa afiks dalam BDK memiliki bentuk, fungsi, dan makna. Bentuk afiks dalam BDK yaitu prefiks dan infiks. Prefiks dalam BDK ada 6 yaitu bəɣ-, sÉ™-, N-, pÉ™-, pÉ™N-, tÉ™- dan hanya ada satu infiks yaitu É™n-. Fungsi afiks dalam BDK membentuk verba aktif dan verba pasif.

Kata Kunci : Afiksasi Bahasa Dayak Keninjal Dialek

Downloads

Published

2014-06-23

Issue

Section

Articles