WAWANCARA KLINIS BERBANTUAN MEDIA GAMBAR LUAS DAERAH UNTUK MENGATASI MISKONSEPSI SISWA DI SMP

Authors

  • Paulus Aan Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Untan, Pontianak
  • Edy Yusmin Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Untan, Pontianak
  • Silvia Sayu Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Untan, Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.26418/jppk.v4i4.9572

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak wawancara klinis berbantuan media gambar luas daerah untuk mengatasi miskonsepsi siswa tentang materi penjumlahan pecahan di kelas VII SMP Kristen Immanuel 2 Sungai Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis berbasis pemecahan masalah dengan bentuk penelitian adalah studi kasus. Subjek penelitian ini adalah enam siswa kelas VII C SMP Kristen Immanuel 2 Sungai Raya. Hasil analisis data menunjukan bahwa pada soal pretest yang diberikan, rerata skor yang diperoleh adalah 5,83 dengan persentase 29,16% (belum tuntas, dengan KKM 70). Setelah  diberikan wawancara klinis berbantuan media gambar luas daerah, rerata skor hasil postest adalah 15,33 dengan persentase 79,16%. Dari hasil analisis data tersebut, dapat disimpulkan bahwa wawancara klinis berbantuan media gambar luas daerah dapat mengatasi miskonsepsi siswa tentang materi penjumlahan pecahan di kelas VII SMP Kristen Immanuel 2 Sungai Raya

Kata kunci : Wawancara Klinis, Miskonsepsi, Penjumlahan Pecahan

Abstract: This study aimed to understand the impact of clinical interview assisted by media of picture area to solve students"™ misconception about fraction additional operation of seventh grade of  SMP Kristen Immanuel 2 Sungai Raya. The method used problem solving-oriented analytical descriptive with case study research form. The research subjects are six students of seventh grade of SMP Kristen Immanuel 2 Sungai Raya. The result of data analysis show that on the given pretest, the mean score obtained 5,83 with the percentage 29,16% (still incomplete, minimum mastery criteria is 70). After given the clinical interview assisted by media of picture area, the mean score increased to 15,33 with the percentage 79,16%. It can be concluded that clinical interview assisted by media of picture area can solve students"™ misconception about fraction additional operation of seventh grade of VII SMP Kristen Immanuel 2 Sungai Raya.

 

Keywords: Clinical Interview, Misconception, Fraction Additional Operation

Downloads

Published

2015-04-02

Issue

Section

Articles