Identifikasi Intrusi Air Laut Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas 2D Konfigurasi Wenner-Schlumberger di Pantai Tanjung Gondol Kabupaten Bengkayang

Authors

  • Victor Hutabarat Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam, Universitas Tanjungpura
  • Yudha Arman Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam, Universitas Tanjungpura
  • Andi Ihwan Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam, Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/pf.v4i1.14606

Abstract

Telah dilakukan Identifikasi Intrusi Air Laut di Pantai Tanjung Gondol Kabupaten Bengkayang dengan menggunakan metode geolistrik tahanan jenis 2D. Data yang digunakan untuk pemodelan struktur bawah permukaan adalah data hasil pengukuran menggunakan konfigurasi elektroda Wenner-Schlumberger sebanyak 5 (lima) lintasan, dengan panjang setiap lintasan 240 m dan jarak antar elektroda 5 m. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa struktur batuan daerah pengukuran didominasi oleh batuan kuarsa, batu pasir, kerikil kering, basal dan granit. Sebagian besar struktur batuan daerah pengukuran telah mengalami intrusi air laut, terutama daerah yang dekat dengan pantai.

 

Kata kunci: Intrusi Air Laut, Metode Geolistrik, Wenner-Schlumberger

Downloads

Published

2016-04-30

Issue

Section

Articles