IDENTIFIKASI JENIS GAMBUT BERDASARKAN STRUKTUR PORINYA DENGAN MENGGUNAKAN GEOMETRI FRAKTAL

Authors

  • Norsiah Norsiah Jurusan Fisika FMIPA Universitas Tanjungpura
  • Andi Ihwan Jurusan Fisika FMIPA Universitas Tanjungpura
  • Joko Sampurno Jurusan Fisika FMIPA Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/pf.v5i2.20709

Abstract

Telah dilakukan analisis terhadap tingkat kompleksitas struktur mikroskopik dari berbagai jenis gambut untuk mengetahui pola keteraturan struktur porinya. Data yang digunakan berjumlah 9 buah sampel gambut yang terdiri dari 3 buah saprik, 3 buah hemik, dan 3 buah fibrik. Analisis sampeldilakukan dengan cara makroskopik dan mikroskopik. Secara makroskopik, sifat fisik tanah yang dianalisis adalah porositas. Sedangkan secara mikroskopik, sifat fisik tanah gambut dianalisis dengan cara sampel dipindai dengan Micro-CT Scanner untuk menghasilkan citra 3D. Hasil dari pemindaian tersebut diolah dan dianalisis dengan metode fraktal. Hasil perhitungan dimensi fraktal yang dilakukan dengan metode box-counting menunjukkan bahwa dimensi fraktal saprik 1,7196 sampai dengan 1,7989, hemik 1,6149 sampai dengan 1,7322, dan fibrik 1,5271 sampai dengan 1,6817. Rentang nilai dimensi tersebut menunjukkan tingkat keteraturan struktur pori pada tiap jenis gambut yang bervariasi. Tingkat keteraturan struktur pori pada tiap jenis gambut dari yang paling teratur hingga tak teratur secara berturut-turut adalah gambut saprik, hemik, dan fibrik.

 

Kata Kunci :Gambut, Dimensi Fraktal, Box-Counting, Struktur Mikroskopik

References

Nurida, N.L., Anny,M., Fahmuddin Agus. 2011.Pengolahan Lahan Gambut Berkelanjutan. Bogor : Balai Penelitian Tanah.

Nugroho, U., 2008. Stabilisasi Tanah Gambut Rawapening Dengan Menggunakan Campuran Portland Cement dan Gypsum Sintesis (CaSO42H2O) Ditinjau Dari Nilai California Bearing Ratio (RCB). Jurnal teknik sipil dan perencanaan, Vol.10, N0.2, Hlm. 161-170.

Wibowo, H., 2010.Laju Infiltari Pada Lahan Gambut yang Dipengaruhi Air Tanah (Study Kasus Sei Raya Dalam Kecamatan Sei Raya Kabupaten Kubu Raya), Jurnal Belian,Vol.9, No.1, Hlm. 90-103.

Pokja Sanitasi Kota Pontianak. Buku Putih Sanitasi Kota Pontianak.Pontianak: Pemerintahan Kota Pontianak, 2010.

Rakhma, Y.E., 2002.Nilai Faktor Konversi C-Organik Ke Bahan Organik Pada Beberapa Jenis Tanah. Bogor: Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. (Skripsi)

Hanafiah, K.A., 2007. Dasar- Dasar Ilmu Tanah. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Tyler, S.W., dan S.W., Wheatcraft, 1992.Fractal scalling of soil particle– size distribution: Analysis and limitations. Soil Sci. Soc.Am. J. 56. p. 362 – 369.

Sampurno, J., Azrul, A., Fourier, D. E. L., dan Wahyu, S., 2013.Analisis Fraktal Tekstur Tanah Gambut Dengan Menggunakan Metode Minkowski-Bouligand, Prosiding Seminar Kontribusi Fisika, Hlm. 187-192, Bandung.

"Pontianak", 0o01'32.26"S and 109o21'44.23"E, Google Earth, 31 Desember 2016.

Sundema, G., 2010.Studi Beberapa Fisika Tanah Gambut Pasca Kebakaran Lahan di Desa Kuala Dua Kecamatan Sungai Raya

Kabupaten Kubu Raya. Pontianak : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. (Skripsi)

Nabella,W.M., Joko Sampurno, Nurhasanah, 2013,"Analisis Citra Sinar-X Tulang Tangan Menggunakan Metode Thresholding Otsu." Positron, Vol. III, No. 1, Hlm. 12-15.

Schindelin J.,et al.,"Fiji: an open-source platform for biological-image Analysis", Nature Methods, pp. 676-82, 2012.

Supriyo, A., dan E. Maftu’ah, 2009, "Teknologi Rehabilitasi Lahan Gambut Bongkor." Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan Vol.9, No.1, Hlm.58-67.

Suswati, D., Bambang, H.S., Dja’far Shiddieq, Didik, I., 2011, "Identifikasi Sifat Fisik Lahan Gambut Rasau Jaya III Kabupaten Kubu Raya

Untuk Pengembangan Jagung." Jurnal Tek. Perkebunan dan PSDL, Vol.1, No.2, Hlm. 31- 40.

Downloads

Published

2017-07-11

Issue

Section

Articles