Karakterisasi Pola Distribusi Pori Karbon Aktif Tandan Kosong Kelapa Sawit Teraktivasi H3PO4 Berbasis Geometri Fraktal

Authors

  • Siti Maysharoh Prodi Fisika, FMIPA Universitas Tanjungpura Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak, Indonesia
  • Irfana Diah Faryuni Prodi Fisika, FMIPA Universitas Tanjungpura Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak, Indonesia
  • Joko Sampurno Prodi Fisika, FMIPA Universitas Tanjungpura Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26418/pf.v6i1.23592

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang analisa citra SEM karbon aktif tandan kosong kelapa sawit menggunakan metode fraktal untuk menganalisis pola distribusi pori pada karbon aktif. Karbon aktif disintesis dari tandan kosong kelapa sawit menggunakan larutan H3PO4 (asam fosfat). Sintesis diawali dengan proses karbonisasi pada suhu 400ËšC selama satu jam, dilanjutkan dengan aktivasi kimia menggunakan larutan H3PO4 yang bervariasi: 5%, 10%, 15%, 20% dan 25%, kemudian diaktivasi fisika pada suhu 700ËšC selama satu jam. Karbon aktif selanjutnya dikarakterisasi menggunakan SEM (Scanning Electron Microscopy). Citra SEM karbon aktif dikarakterisasi dengan analisis fraktal metode box-counting untuk mendapatkan dimensi fraktalnya. Pengolahan citra SEM dimulai dengan mengubah citra menjadi grayscale, dilanjutkan dengan proses thresholding dan diakhiri dengan proses deteksi tepi citra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi aktivator H3PO4 yang diberikan (5% hingga 25%) menyebabkan ukuran pori karbon aktif semakin besar pula, namun jumlah pori tersebut semakin menurun sehingga distribusi porinya menjadi lebih teratur. Hal tersebut ditandai dengan menurunnya dimensi fraktal seiring dengan penambahan konsentrasi H3PO4.

 

Kata kunci: fraktal, karbon aktif, tandan kosong kelapa sawit, H3PO4, Box-counting

References

Statistik Perkebunan Indonesia. [Online]. [cited 2017 August 17. Available from: ditjenbun.pertanian.go.id/tinymcpuk/gambar/file/statistik/./SAWIT%202014-2016.

Sudiyani YR, Heru R, Alawiyah S. Pemanfaatan Biomassa Limbah Lignoselulosa Untuk Bioetanol Sebagai Sumber Energi Baru Terbarukan. Ecolab. 2010; 4(1): p. 1-54.

Rahmawati YD, Prasetyo I, Rochmadi. Pengaruh Penambahan Zat Pendehidrasi Terhadap Struktur Mikropori Material Karbon yang Dibuat dari Pirolisis Resin Phenol-tert, Buthyl phenol-formaldehid. In Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia Kejuangan; 2010; Yogyakarta. p. 1-9.

Manocha SM. Porous Carbons. Sadhana. 2003; 28(1-2): p. 335-348.

Apriani R, Faryuni ID, Wahyuni D. Pengaruh Konsentrasi Aktivator Kalium Hidroksida (KOH) Terhadap Kualitas Karbon Aktif Kulit Durian Sebagai Adsorben Logam Fe pada Air Gambut. Prisma Fisika. 2013; 1(2): p. 82-86.

Kurniawan R, Lutfi M, Nugroho WA. Karakterisasi Luas Permukaan Bet (Braunanear, Emmelt, dan Teller) Karbon Aktif dari Tempurung Kelapa dan Tandan Kosong Kelapa Sawit dengan Aktivasi Asam Phospat (H3PO4). Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem. 2014; 2(1): p. 15-20.

Bansal RC, Goyal M. Activated Carbon Adsorbtion New Jersey: CRC; 2005.

Rahmalia W, Yulistira F, Ningrum J, Qurbaniah M, Ismadi M. Pemanfaatan Potensi Tandan Kosong Kelapa Sawit (Elais guineesis Jacq) Sebagai Bahan Dasar C-Aktif Untuk Adsorbsi Logam Perak Dalam Larutan. PKMP-3-13-1. 2015: p. 1-9.

Sampurno J, Faryuni ID. Metode Analisis Fraktal Yogyakarta: Penerbit Deepublish; 2016.

Uyanto SS. Pedoman Analisis Data dengan SPSS. 3rd ed. Yogyakarta: Graha Ilmu; 2009.

Downloads

Published

2018-04-01

Issue

Section

Articles