Sintesis dan Karakterisasi Karbon Aktif dari Limbah Serbuk Kayu Bengkirai sebagai Adsorben Logam Fe pada Air Gambut

Authors

  • Alif Nurhadiansyah Prodi Fisika, FMIPA Universitas Tanjungpura
  • Irfana Diah Faryuni Prodi Fisika, FMIPA Universitas Tanjungpura
  • Boni Pahlanop Lapanporo Prodi Fisika, FMIPA Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/pf.v6i2.26529

Abstract

Telah dilakukan sintesis dan karakterisasi karbon aktif dari limbah serbuk kayu bengkirai. Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektivitas karbon aktif kayu bengkirai dalam menyerap logam Fe pada air gambut. Serbuk kayu bengkirai dikarbonisasi pada suhu 500 °C selama 2 jam, kemudian diaktivasi dengan larutan asam klorida (HCl) dan larutan asam fosfat (H3PO4) dengan konsentrasi tiap aktivator sebesar 25%. Setelah itu karbon diaktivasi secara fisika dengan menggunakan suhu kalsinasi 700 °C, 800 °C, dan 900 °C. Kemudian karbon aktif diujikan sebagai adsorben dengan parameter logam Fe pada air gambut. Sebanyak 1,0 g karbon aktif serbuk kayu bengkirai dimasukkan ke dalam 1000 mL air gambut. Air gambut yang digunakan berasal dari air parit yang terletak di titik koordinat 00o06"™34.5" LU dan 109o24"™27.5" BT. Dari penelitian yang telah dilakukan, karbon aktif dari serbuk kayu bengkirai dengan ukuran pori terbesar dihasilkan oleh karbon aktif yang diaktivasi mengunakan larutan asam fosfat pada suhu 800 °C yakni 9,88 µm dan efektivitasnya dalam menyerap logam Fe pada air gambut yaitu 35,1%.

Kata kunci :Karbon Aktif, Kayu Bengkirai, Fe, Air Gambut, Asam Fosfat, Asam Klorida

References

Bahri, S., 2007. Pemanfaatan Limbah Industri Pengolahan Kayu untuk Pembuatan Beriket Arang dalam Mengurangi Pencemaran Lingkungan di Nanggroe Aceh Darussalam. Tesis. Medan: Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatra Utara

Sembiring, T., Meilita dan Sinaga, S., Tuti, 2003, Arang Aktif (Pengenalan dan Proses Pembuatannya). Laporan Penelitian. Fakultas Teknik Industri.Universitas Sumatra Utara: Sumatra Utara.

Jamilatun, S. & Setyawan, M., 2014. Pembuatan Arang Aktif dari Tempurung Kelapa dan Aplikasinya untuk Penjernihan. Spektrum Industri, 12(1), pp.98-112.

Bahtiar, A., Faryuni, I.D. & Jumarang, M.I., 2015. adsorbsi logam Fe menggunakan adsorben karbon aktif kulit durian teraktivasi larutan kalium hidroksida. PRISMA FISIKA, 3(1), pp.05-08.

Yusra, A., Yusnimar & Drastinawati, 2016. Penentuan Daya Jerap Karbon Aktif dari Meranti Merah Terhadap Ion Fe(III). Jom FTEKNIK, 03(02), pp.-.

Esterlita, M.O. & Herlina, N., 2015. PENGARUH PENAMBAHAN AKTIVATOR ZnCl2, KOH, DAN H3PO4 DALAM PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI PELEPAH AREN (Arenga Pinnata). Jurnal Teknik Kimia, 04(01), pp.-.

Putra, Z., 2013. Pembuatan dan Karakterisasi Karbon Aktif Kayu Bakau dengan Aktivasi Fisika sebagai Filter Penjernih Air Sungai Tamiang melalui Proses Elektrokoagulasi. Tesis. Medan: Magister Ilmu Fisika Universitas Sumatra Utara.

Apriani, R., Faryuni, I.D. & Wahyuni, D., 2013. Pengaruh Konsentrasi Aktivator Kalium Hidroksida (KOH) terhadap Kualitas Karbon Aktif Kulit Durian sebaga Adsorben Logam Fe pada Air Gambut. PRISMA FISIKA, 1(2), pp.82-86.

Downloads

Published

2018-07-11

Issue

Section

Articles