Distribusi Nilai Konduktivitas Lahan Peternakan Ayam di Kecamatan Segedong Kabupaten Mempawah

Authors

  • Erik Saputra Hidayat
  • Nurhasanah Nurhasanah
  • Zulfian Zulfian

DOI:

https://doi.org/10.26418/pf.v7i1.32427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan distribusi nilai konduktivitas lahan peternakan yang tercemar limbah kotoran ayam di Desa Sungai Burung Kecamatan Segedong Kabupaten Mempawah. Parameter yang dihitung yaitu nilai resistivitas dan konduktivitas berdasarkan dari nilai arus dan beda potensial yang terukur di lapangan. Metode yang digunakan adalah metode resistivitas dengan metode perhitungannya menggunakan metode kuadrat terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola distribusi nilai konduktivitas pada kedalaman 0-15 cm berkisar 7 mS/m "“ 18 mS/m dan pada kedalaman 15-30 cm berkisar 7 mS/m "“ 16 mS/m. Nilai konduktivitas pada kedalaman 0-15 cm relatif lebih tinggi sedangkan pada kedalaman 15-30 cm lebih menyebar secara merata.

References

Souisa, M. dan Sapulete, S.M, Kajian Sebaran Limbah Cair Menggunakan Metode Resistivitas, Seminar Nasional, Lontar Physics Forum, Hal. 3-4, 2013.

Prasetyanto Nova, Kadar H2S, NO2, dan Debu Pada Peternakan Ayam Broiler Dengan Kondisi Lingkungan Yang Berbeda di Kabupaten Bogor Jawa Barat, Jurusan Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan,Institut Pertanian Bogor, 2011.

Juandi, Analisis Air Bawah Tanah dengan Metode Geolistrik. Jurnal Ilmu Lingkungan, Vol I, No. 2, Hal. 2-6, 2008.

Arman Yudha, Identifikasi Struktur Bawah Tanah di Kelurahan Pangmilang kecamatan Singkawang Selatan Menggunakan Metode Geolistrik resistivitas Dan Inversi Lavenberg-Marquardt, Jurnal Positron, Vol. II, No. 1, Hal. 06-11, 2012.

Google Earth. Diambil kembali dari http://www.earthgoogle.com (21 Maret 2019).

Downloads

Published

2019-03-22

Issue

Section

Articles