Hubungan Konduktivitas Listrik Tanah dengan Unsur Hara NPK dan pH Pada Lahan Pertanian Gambut

Authors

  • Mia Aminina Wulan Sari Jurusan Fisika FMIPA Universitas Tanjungpura
  • Okto Ivansyah Politeknik Negeri Pontianak
  • Nurhasanah Nurhasanah Jurusan Fisika FMIPA Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/pf.v7i2.33358

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi dalam bidang pertanian adalah mendapatkan hasil panen secara tidak merata dalam satu lahan pertanian. Identifikasi awal mengenai kondisi fisik dan unsur hara pada lahan pertanian diharapkan dapat menjadi salah satu solusi pengolahan lahan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sebaran nilai konduktivitas listrik tanah, pH, dan NPK serta melihat korelasi antara parameter tersebut. Parameter yang akan diuji dari lahan pertanian gambut adalah nilai konduktivitas listrik tanah serta nilai kandungan hara NPK dan pH. Pengukuran konduktivitas listrik tanah dilakukan dengan menggunakan metode tahanan jenis. Nilai konduktivitas lisrik tanah sebelum dikeringkan adalah 0,0079-0,066 Sm-1, nilai konduktivitas listrik tanah setelah dikeringkan sebesar 0,029-0,056 Sm-1, pH memiliki rentang nilai 3,38-5,72, nilai unsur hara nitrogen 0,39-0,416%, nilai unsur hara fosfor sebesar 2,87-23,94 ppm, dan nilai unsur hara kalium sebesar 0,12-0,34 cmol/kg. Korelasi yang didapatkan antara konduktivitas listrik tanah terhadap pH, Nitrogen, Fosfor, dan Kalium adalah 0,5, -0,4, 0,28, dan 0,26. Terdapat korelasi nilai konduktivitas listrik tanah terhadap nilai NPK dan pH meskipun cenderung rendah. Nilai konduktivitas listrik tanah mengalami kenaikan nilai pada titik 12-13 diikuti juga dengan kenaikan nilai pH, fosfor, kalium, dan penurunan nitrogen.

References

Septiyani, F., Analisis Konduktivitas Listrik Tanah Gambut Berdasarkan Variasi Unsur Hara Makro (NPK), Universitas Tanjungpura., Pontianak, 2016.

Ivansyah, O., N urhasanah dan Ishak, M., Application Electrical Resistivity in Farmland Rice, CICES2 01(2014), 093-099, 2014.

Sumarwan, S. dan Arman, Y., Pengaruh Kapur Dolomit Terhadap Nilai Resistivitas Tanah Gambut, PRISMA FISIKA, (02), 47-50, 2015.

Kuseno, T., Sampurno, J. dan Arman Y., Aplikasi EM-Conductivity Sistem Loop Vertical Coplanar untuk Identifikasi Sebaran Pupuk pada Lahan Pertanian di Sungai Raya, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Positron, 4(1), 01-06, 2015.

Suud, H., M. dkk., Pengembangan Model Pendugaan Kadar Hara Tanah Melalui Pengukuran Daya Hantar Listrik Tanah, Jurnal Keteknikan Pertanian, 3(2), 105-112, 2015.

SNI 1965:2008

Tim, Balai Penelitian Tanah, Petunjuk Teknis Edisi 2 Analisis Kimia Tanah, Tanaman, Air dan Pupuk. Balai Penelitian Tanah, pp. 8-32, 2009.

Sugiyono, Statistika untuk Penelitian, ALFABETA, pp. 224-231, 2007.

Ratmini, S., Karakteristik dan Pengolahan Lahan Gambut untuk Pengembangan Pertanian, 1(2), 197-206, 2012.

Dariah, A., Maftuah, E. dan Maswar, “Karakteristik Lahan Gambutâ€, Panduan Pengolaan Berkelanjutan Lahan Gambut Terdegradasi, Nurida, N. L. dan Wihardjaka, A., Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementrian Pertanian, pp. 16-29, 2014.

Agustyar,http://akhmadawaludin.web.ugm.ac.id/faktor-yang-mempengaruhi-daya-hantar-listrik/, (diakses 12 Desember 2016)

Costa, M. M. dkk, Moisture Content Effect in The Relationship Between Apparent Electrical Conductivity and Soil Attributes, Acta Scientiarum, Maringa, 36(4), 395-401, 2014

Barbosa, R N. dan Overstreet, C., What Is Soil Electrical Conductivity, LSU AgCenter, Publication No. 3185

Arinda Dwi Yonida,https://farming.id/ciri-ciri-tanah-subur-yang-baik-digunakan-untuk-pertanian/, (diakses 30 Mei 2017)

BB Litbang SDLP (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian), Lahan Gambut Indonesia Pembentukan, Karakteristik dan Potensi Mendukung Ketahanan Pangan (Edisi Revisi), IAARD PRESS, 2014

Andriesse, J.P., Tropical Peats in South East Asia, Dept. of Agric, Res. Of The Royal Trop, Inst. Comm, 1974

Miller, M.H dan Donahue, R.L., Soils An Introduction to Soils and Plant Growth, Prentice Hall Englewood Cliffs, 1990.

Agus, F., Subiksa, dan I.G. Made, Lahan Gambut: Potensi untuk Pertanian dan Aspek Lingkungan, Balai Penelitian Tanah dan World Agroforestry Center (ICRAF), 2008.

Lingga, P. dan Marsono, Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya, 2013.

Mattason, M. dan Schjoerring, J.K., Dyinamic and Steady-atate Responses of Inorganic Nitrogen Pools and NH3 Exchange in Root Nitrogen Supply, Plant Physiol, 2002.

Rosmarkam, A., Yowono, dan Widya, N., Ilmu Kesuburan Tanah, Kanisius, 2011.

Alhaddad, A., Perubahan Unsur Hara Nitrogen (N) dan Phosphor (P) Tanah Gambut di Lahan Gambut yang Dipengaruhi Lama Pengolahan Lahan. Jurnal Pedon Tropikai 1( 1), pp. 1-9.

Ilham Muhammad zen,https://freelearningji.wordpress.com/2013/03/20/tanah-gambut/, (diakses 20 Maret 2013)

Domsch, H. dkk, Soil Electrical Conductivity and Soil Nutrient Sampling, Precision Farming, 58 LANDTECHNIK, 2003

Amit Sureshrao Nagare,https://www.researchgate.net/post/Relationship_between_pH_and_conductivity2 (diakses 2014)

Anwardah,https://sainskimia.com,sifat-pembuatan-kegunaan-dan-sumber-dari-unsur-kimia-nitrogen/, (diakses 27 Maret 2018)

Wimerta,https://wimerta.wordpress.com/2014/05/01/bahan-penyekat-dalam-ilmu-bahan-listrik/amp/, (diakses 1 Mei 2014)

Patel, Atulkumar H., Electrical Conductivity in Relation With Macro-Micro Nutrients of Agricultural Soil of Amreli District, Best Journals, 3(8), 25-30, 2015.

Downloads

Published

2019-07-10

Issue

Section

Articles