Interprestasi Data Anomali Medan Magnetik Total Transformasi Reduksi ke Kutub di Laut Flores

Authors

  • Eny Rohyati Prodi Geofisika, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilu Pengetahuan Alam, universitas Tanjungpura
  • Catur Purwanto
  • Yudha Arman Universitas Tanjungpura
  • Apriansyah Apriansyah Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/pf.v7i3.36112

Abstract

Penelitian dengan menggunakan metode magnetik di laut Flores telah dilakukan. Data medan magnet total diukur menggunakan Proton Precision Magnetometer (PPM) dan kapal Geomarin III dengan jumlah lintasan yaitu sebanyak 20 lintasan. Data anomali medan magnetik total selanjutnya dilakukan koreksi diurnal dan koreksi IGRF (International Geomagnetic Reference Field) untuk menghasilkan data intensitas anomali medan magnetik total. Data anomali magnetik total selanjutnya ditransformasi reduksi ke kutub. Pola kontur intensitas anomali medan magnetik total hasil reduksi ke kutub digunakan untuk mengidentifikasi struktur bawah permukaan Laut Flores. Berdasarkan peta kontur anomali medan magnetik total dilokasi penelitian secara umum terdistribusi antara -156.1 nT sampai 321.9 nT. Anomali rendah -156.1 nT sampai 0 cenderung mengikuti titik pengukuran yang berdekatan dengan adanya indikasi gunung api bawah laut di lokasi penelitian.

Kata Kunci : metode magnetik, anomali medan magnet total, reduksi ke kutub, laut flores

References

Blakely, 1995. Potential Theory in Gravity and Magnetic Applications, Cambridge University Press. USA.

Indratmoko, P., Nurwidyanto M. I., dan Yulianto T. 2009. Interpretasi Bawah Permukaan Daerah Manifestasi Panas Bumi Parang Tritis Kabupaten Bantul DIY dengan Metode Magnetik. Jurnal Berkala Fisika. Vol. 12, No. 4 (1410–9662): 153-160.

Rahmad, B dan Ilahude, D. 2011. Pola Anomali Magnet dan Nilai Susceptibilitas dari Batuan Dasar Pada Pemetaan Geologi dan Geofisika di Perairan Teluk Bone Sulawesi Selatan. Jurnal Geologi Kelautan. Vol. 9. No. 13: 13-22.

Wahyudi, 2001. Panduan Workhsop Eksplorasi Geofisika (Teori dan Aplikasi), Lab. Geofisika FMIPA UGM. Yogyakarta.

Rahardiawan, dan Purwanto,C.,2014, Struktur Geologi Laut Flores, Nusa Tenggara Timur, j.geologi kelautan., 12:165-178

Downloads

Published

2020-01-02

Issue

Section

Articles