Penerapan Metode Analisis Diskriminan terhadap Variasi Unsur Cuaca pada Kejadian Puting Beliung di Jawa Tengah

Authors

  • Tita Aliftha Program Studi Geofisika Fakultas MIPA Universitas Tanjungpura
  • Azrul Azwar
  • Riza Adriat

DOI:

https://doi.org/10.26418/pf.v8i1.40174

Abstract

Studi tentang penerapan metode analisis diskriminan terhadap unsur cuaca pada kejadian puting beliung di Jawa Tengah telah dilakukan. Daerah yang ditinjau dalam studi ini adalah empat kabupaten di Jawa Tengah yang sering mengalami kejadian puting beliung yaitu Banyumas, Boyolali, Cilacap dan Magelang. Dalam studi ini, unsur cuaca yang digunakan adalah suhu udara, tekanan udara, kecepatan angin, uap air, tutupan awan dan curah hujan. Hasil studi menunjukan bahwa secara umum terdapat dua unsur cuaca yang memiliki pengaruh signifikan yaitu kecepatan angin dan uap air. Khusus untuk Kabupaten Cilacap dan Boyolali, selain dua unsur cuaca tersebut, terdapat unsur cuaca lain yang berperan signifikan, yaitu tutupan awan untuk Kabupaten Cilacap dan tekanan udara untuk Kabupaten Boyolali. Nilai ketepatan prediksi dari fungsi diskriminan yang diperoleh daerah Cilacap sebesar 100%, Banyumas sebesar 100%, Magelang sebesar 100% dan Boyolali sebesar 96,3%

References

Badan Nasional Penanggulangan Bencana, 2018

Yamin, S., dan Kurniawan, H., 2009, SPSS Complate Telnik Analisis Statistika Terlengkap dengan Software SPSS, Jakarta: Salemba Infotek.

Okstrifiani, N., 2013, Prediksi Puting Beliung Di Kabupaten Toraja Utara, Universitas Hasanuddin, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Makasar, (Skripsi).

Wilks, D.S., 1995. Statistical Methods In The

Atmospheric Sciences: An Introduction,

nd Edition. Academic Press. USA

Supranto, J., 2004, Analisis Multivariat Arti

dan Interprestasi, Jakarta: Rineka Cipta.

Downloads

Published

2020-04-02

Issue

Section

Articles