Perbandingan Kapasitansi dari Beberapa Jenis Bahan Menggunakan Kapasitor Silinder

Authors

  • Makarius Sidi Program Studi Fisika Fakultas Mipa Universitas Tanjungpura
  • Boni Pahlanop Lapanporo
  • Yudha Arman

DOI:

https://doi.org/10.26418/pf.v8i2.42528

Abstract

Abstrak

Telah dilakukan penelitian tentang nilai kapasitansi dari dua belas jenis bahan menggunakan kapasitor silinder. Penelitian menggunakan   bahan dielektrik berupa cairan. Hasil penelitian   menunjukkan adanya perbedaan kapasitansi dari bahan dielektrik cair yang digunakan. Semakin cepat bahan dielektrik cair terpolarisasi karena pengaruh medan listrik, maka nilai kapasitansi kapasitor akan rendah. Dari hasil penelitian dan pengolahan data, bahan dielektrik yang mempunyai nilai kapasitansi terbesar adalah air suling atau aquades yaitu 0,796 nF dengan konstanta relatifnya 116,726 F/m. Bahan dielektrik yang mempunyai nilai kapasitansi terendah adalah premium yaitu 0,064 nF dengan konstanta relatifnya adalah 1,953 F/m. Perbandingan nilai kapasitansi udara, air suling (aquades), dan alkohol dari hasil penelitian dengan hasil perhitungan secara teoritis tidak berbeda secara signifikan. Metode yang digunakan penelitian ini terlebih dahulu mengukur kapasitansi setiap jenis bahan dielektrik dan membandingkan hasilnya pengukuran dengan perhitungan teoritis untuk jenis bahan dielektrik udara, air dan alcohol.

References

Daftar Pustaka

Komisah, S., 2001, Pembuatan Alat Uji Teknis Sifat Dielektrik Bahan Cair, Skripsi, Jurusan Fisika, FMIPA, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Yuliana, 2006, Rancang Bangun Alat Ukur Induktansi Dan Kapasitansi Meter, Skripsi, Fakultas Teknik UNS, Semarang.

Hayt, W. H., 1989, Elektromagnetika Teknologi, Erlangga, Jakarta.

Lenni, 2003, Pusat Pengembangan Bahan Ajar-UMB“ Medan Elektromagnetikâ€, UMB, Bandung.

Tobing, D. L., 1996, Fisika Dasar 1, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Sutrisno, 1982, Fisika Dasar Mekanika, Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Downloads

Published

2020-12-13

Issue

Section

Articles