Identifikasi Lapisan Bawah Permukaan Lahan Gambut di Komplek Kayana Kabupaten Kubu Raya Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas

Authors

  • Hildegordis Huaan Universitas Tanjungpura
  • Muliadi Muliadi Universitas Tanjungpura
  • Zulfian Zulfian Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/pf.v9i1.45265

Abstract

Penelitian tentang identifikasi lapisan bawah permukaan di Komplek Kayana Kabupaten Kubu Raya telah dilakukan dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi Wenner-Schlumberger.   Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait struktur tanah   dalam rangka persiapan perancangan perumahan di lokasi penelitian.   Pengambilan data dilakukan pada empat lintasan dengan panjang tiap lintasannya 117 m dan jarak antar lintasan 10 m. Berdasarkan distribusi nilai resistivitas dapat diinterpretasikan bahwa struktur bawah permukaan Komplek Kayana terdiri dari 3 lapisan dengan lapisan teratas antara lain gambut, kemudian lempung dan lanau, serta pasir yang bercampur air tanah. Material lempung dan lanau terdapat pada 2 lapisan pada tiap lintasan.   Hasil pencitraan 2D menunjukkan kedalaman tanah gambut untuk masing-masing lintasan dari lintasan 1 hingga lintasan 4 secara berurutan 3,82 m; 5,64 m; 5,64 m, 3,82   m.

Kata kunci:  geolistrik, resistivitas, Wenner-Schlumberger, ketebalan gamb

Author Biographies

Hildegordis Huaan, Universitas Tanjungpura

Program Studi Geofisika

Muliadi Muliadi, Universitas Tanjungpura

Program Studi Geofisika

Zulfian Zulfian, Universitas Tanjungpura

Program Studi Geofisika

References

] Gandasasmita, K., Munibah., Widjajaja, H., Darea., Anshari, G., Muslihudin R., Achsani, H., Hastuti, S., Yanwijaya, D. dan Soli, T. pengelolaan ekosistem gambut berkelanjutan di Kalbar, Kementerian Lingkungan Hidup, 2012.

Meene, V. D.,Geological Aspects of Peat Formation In The Indonesian-Malayasin Lowlands, Bulletin Geological Research of Development Centre, 9, 20-31, 1984.

Wibowo, H.,Laju Infiltari Pada Lahan Gambut yang Dipengaruhi Air Tanah (Study Kasus Sei Raya Dalam Kecamatan Sei Raya Kabupaten Kubu Raya), Jurnal Belian,Vol.9, No.1, Hlm. 90-103, 2010

Ramadhaningsih, L.,& Sampurno, J., Identifikasi Struktur Lapisan Bawah Permukaan Lahan Gambut di Desa Arang Limbung Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya dengan Metode Resistivitas Konfigurasi Dipole-dipole, 2017.

Sirait, F., Arman, Y., & Ihwan, A., Identifikasi Struktur Lapisan Tanah Gambut Sebagai Informasi Awal Rancang Bangunan dengan Metode Geolistrik 3D. Prisma Fisika, 3(2), 2015.

Reynolds, J.M, An Introduction to Applied and Environmental Geophysics, John Willey and Sons Ltd, New York. 1997.

Telford, W. M., Geldart, L. P., & Sheriff, R. E. Applied geophysics (2 ed.): Cambridge university press, 1990.

Telford, W.M.; Geldart, L.P.; Sheriff, R.E. and Keys, D.A.,Applied Geophysics, Ed ke-1, Cambridge University Press, Cambrigdge, 1998.

Muliadi, dkk. “Identifikasi Ketebalan Tanah Gambut Berdasarkan Nilai Resistivitas 3D: Studi Kasus Daerah Tempat Pembuangan Akhir Batu Layang Kota Pontianak, Positron, Vol 9. (2) pp. 41-46, 2019.

Hardjowigeno, S., and Abdullah, Suitability of peat soils of Sumatera for agricultural development. International Peat Society. Symposium on Tropical Peat and Peatland for Development.Yogyakarta, 9-14, 1987.

Sutaji, H., Identifikasi Jenis Batuan Bawah Permukaan Sebagai Kajian Awal Perencanaan Pembuatan Pondasi Bangunan Menggunakan Metode Resistivitas. Jurnal Fisika : Fisika Sains Dan Aplikasinya, 1(1), 32-41, 2016.

Hidayat, R. Dan Sampurno, J., “Identifikasi Lokasi Bedrock Menggunakan Metode Geolistrik Konfigurasi Wenner Sebagai Bahan Acuan Perancangan Pondasi Pembangunan Gedung Di Daerah Sampit Kalimantan Tengah,â€Prisma Fisika, Vol. III (2), Pp. 41-46, 2015.

Downloads

Published

2021-04-12

Issue

Section

Articles