Interpretasi Kualitatif Sebaran Batuan di Kabupaten Belu dan Sekitarnya Berdasarkan Data Anomali Magnetik

Authors

  • Elsa Regita Universitas Tanjungpura
  • Yudha Arman Universitas Tanjungpura
  • Zulfian Zulfian Univeristas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/pf.v10i2.55586

Abstract

Telah dilakukan interpretasi kualitatif terhadap sebaran batuan di Kabupaten Belu dan sekitarnya berdasarkan data anomali magnetik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keberadaan sebaran batuan berdasarkan anomali medan magnet residual. Data anomali magnetik masih mengandung anomali medan magnet regional dan residual. Pemisahan kedua anomali tersebut menggunakan metode kontinuasi ke atas. Anomali medan magnet residual pada daerah penelitian menunjukkan nilai anomali berkisar antara -167,6 nT hingga 89,9 nT dengan dugaan terdapat sebaran penyusun batuan yang lebih tua anomali tinggi dengan rentang nilai 21,9 nT hingga 89,9 nT yang diduga mencerminkan adanya keterdapatan penyusun batuan yang lebih tua diantaranya berasal dari Formasi Bisane, Formasi Aitutu dan Formasi Maubisse. Anomali menengah dengan rentang nilai 58,4 nT hingga 16,8 nT yang diduga mencerminkan adanya batuan malihan pada formasi Noele serta anomali rendah dengan rentang nilai -167,6 nT hingga -65,1 nT yang diduga mencerminkan adanya endapan aluvium.  

Author Biographies

Elsa Regita, Universitas Tanjungpura

Program Studi Geofisika

Yudha Arman, Universitas Tanjungpura

Program Studi Geofisika

Zulfian Zulfian, Univeristas Tanjungpura

Program Studi Geofisika

References

Sutaji, H.I.; Warsito, A. dan Wahid, A., 2020, Pemetaan Zona Potensi Tambang Mangan Daerah Naip Kabupaten Timor Tengah Selatan Dengan Metode Geomagnetik, Fisika, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana Kupang NTT, Jurnal Fisika, 5(1).

Suwitodirjo, K. dan Tjokrosapoetro, S., 1996,Peta Geologi Lembar Kupang-Atambua, Timor, Skala 1:250.000, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Bandung.

ESDM, 2009, NTT: Curah Hujan Rendah, Sumber Daya Alam Melimpah, Diakses dari https://www.esdm.go.id/id/id/media-center/arsip-berita/ntt-curah-hujan-rendah-sumber-daya-alam-melimpah pada tanggal 30 Mei 2022.

Sukma, A.M., 2018, Perhitungan Sumberdaya Batu Gamping Dengan Menggunakan Metode Garis Kontur Pada IUP Operasi Produksi PT. Yuanda Putra YLM, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatra Barat, Teknik Pertambangan, Yayasan Muhammad Yamin, Sekolah Tinggi Teknologi Industri (STTIND), Padang, (Skripsi).

Hadi, A.I.; Refrizon, dan Suhendra, 2010, Pendugaan Struktur Bawah Permukaan Daerah Prosepek Panas Bumi Gunungapi Hulu Lais Lereng Utara Dengan Menggunakan Metode Magnetik, Jurnal Fisika Flux, 7(1).Ramli, S.; Tanesib, J.L. dan Johannes, A.Z., 2017, Pemodelan Dua Dimensi Menggunakan Residual Anomali Magnetik Lokasi Sains Center Di Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Jurusan Fisika Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nusa Cendana, Jurnal Fisika, 2(2).

Rachmat, B. dan Ilahude, D., 2011, Pola Anomali Magnet Dan Nilai Suseptibilitas Dari Batuan Dasar Pada Pemetaan Geologi Dan Geofisika Di Perairan Teluk Bone Sulawesi Selatan, Puslitbang Geologi Kelautan Bandung, Jurnal Geologi Kelautan, 9(13).

Umamii, A.M.; Yulianto, T. dan Wardhana, D.D., 2017, Aplikasi Metode Magnetik Untuk Identifikasi Sebaran Bijih Besi Di Kabupaten Solok Sumatra Barat, Departemen Fisika Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro Semarang, Youngster Physics Journal, 6(4):296-303.

Ramli, S.; Tanesib, J.L. dan Johannes, A.Z., 2017, Pemodelan Dua Dimensi Menggunakan Residual Anomali Magnetik Lokasi Sains Center Di Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Jurusan Fisika Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nusa Cendana, Jurnal Fisika, 2(2).

Blakely, R. J., 1995, Potential Theory in Gravity & Magnetic Aplications, 1stedition,Cambridge University Press, New York.

Widodo, M.; Yulianto, T.; Harmoko, U.; Yulianto, G.; Widada, S. dan Dewantoro, Y., 2016, Analisis Struktur Bawah Permukaan Daerah Harjosari Kabupaten Semarang Menggunakan Metode Geomagnet Dengan Pemodelan 2D dan 3D, Departemen Fisika Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro Semarang, Youngster Physics Journal,5(4):251-260.

Fernandez, G.J.W., 2007, Kajian Penanganan Kerusakan Jalan Nasional di Pulau Timor dengan Teknik “Moisture Barrier“, Puslitbang Jalan dan Jembatan, Bandung, Jurnal Jalan – Jembatan, 24(3):249-267.

Bachri, S. dan Permana, A.K., 2015, Tektonostratigrafi Cekungan Timor di Bagian Barat Pulau Timor, JSDG., 16(2).

Downloads

Published

2022-08-31

Issue

Section

Articles