Analisis Lokasi Sesar pada Lembar Kota Agung Berdasarkan Data Anomali Magnetik

Authors

  • Tegar Dharmawan Universitas Tanjungpura
  • Zulfian Zulfian Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/pf.v10i3.57902

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai analisis lokasi sesar pada Lembar Kota Agung berdasarkan data anomali magnetik. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari proses digitasi terhadap peta anomali magnet total Lembar Kota Agung. Penentuan lokasi sesar pada daerah penelitian dilakukan dengan menganalisis peta anomali magnet residual, peta anomali magnet horizontal derivative, second vertical derivative dan peta geologi Lembar Kota Agung. Berdasarkan hasil analisis didapatkan tiga lokasi keberadaan sesar, yang pertama berada di Formasi Hulusimpang dan Formasi Gunungkasih yang di tunjukan dengan penampang A-A"™, yang kedua berada di Formasi Ranau dan Formasi Gunung api kuarter tua, yang ditunjukkan dengan penampang B-B"™, serta yang ketiga berada di Formasi Hulusimpang dan Formasi Bal yang ditunjukkan dengan penampang C-C"™.

Kata kunci: Anomali medan magnet, analisa derivative, sesar, Lembar Kota Agung

Author Biography

Zulfian Zulfian, Universitas Tanjungpura

Program Studi Geofisika

References

Amin, T.C.; Sidarto; Santosa, S.dan Gunawan, W., 1993, Peta Geologi Lembar Kotaagung, Sumatera., Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Bandung.

Blakely, R.J, 1996, Potential Theory in Gravity and Magnetic Applications, Edinburgh: Cambridge University Press.

Elkins, T.A., 1950, The Second Derivative Method of Gravity Intepretation: Presented at te Annual Meeting of Society of Exploration Geophysicsts at Chicago April 26, 1950.

Fathonah, I., M., Wibowo., N., B., dan Sumardi., Y., 2014, Identifikasi Jalur Sesar Opak Berdasarkan Analisis Data Anomali Medan Magnet dan Geologi Regional Yogyakarta. Indonesian Journal of Applied

Physics (2014) Vol 4. No 2. Hlm. 192-200.

Google Earth, (2007), Explore, Search and Discover, Http:// www.earth google.com. pada tanggal 12 Februari 2019.

Grandis, H., 2009, Pengantar Pemodelan Inversi Geofisika, Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI), Jakarta.

Heningtyas., 2017, Interpretasi Struktur Bawah Permukaan dengan Metode Geomagnet di Jalur Sesar Oyo, Universitas Negri Yogyakarta, (Skripsi).

Hinze, W.J., von Frese, R.R.B., and Saad, A.H. 2012. Gravity and Magnetic Exploration. Edinburgh: Cambridge University Press.

Ibrahim, G dan Subardjo, 2005. Pengetahuan Seismologi, Jakarta : Badan Meteorologi dan Geofosika.

NOAA, 2018, The World Magnetic Model. Diakses dari http://www.ngdc.noaa.gov/geomag/WMM/DoDWMM.shtml pada tanggal 12 Oktober 2018.

NOAA. 2018, Magnetic Field Calculators. Diakses dari http://www.ngdc.noaa.gov/geomag-web/#igrfwmm pada tanggal 12 Oktober 2018.

Nasution., J; Wahyono., H; Setyanta., B; dan Hayat., D.Z., 2003, Peta Anomali Medan Magnet Lembar Kota Agung Sumatera: Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.

Northwest Geophysical Associates (NGA), 2004, GM-SYS Gravity/ Magnetic Modeling Software User’s Guide Version 4.9, NGA, USA.

Widodo., M; Yulianto., T; Harmoko., U; Yulianto., G; Widada., S; Dewantoro., Y., 2016, Analasis Struktur Bawah Permukaan Daerah Harjosari Kabupaten Semarang Menggunakan Metode Geomagnet Dengan Pemodelan 2D dan 3D, Youngster Physics Journal, 5: 251-260.

Yulistian, S., 2017, Studi Identifikasi Struktur Geologi Bawah Permukaan untuk Mengetahui Sistem Sesar Berdasarka Analisis Firt Horizontal Derivative(FHD), Second Vertical Deriative(svd) dan 2.5D Forward Modeling di Daerah Manokwari Papua Barat. Jurusan Teknik Geofisika, Fakultas Teknik Universitas Lampung. (Skripsi).

Downloads

Published

2023-02-26

Issue

Section

Articles