Analisis Pengaruh Madden Julian Oscillation, Anual Oscillation, ENSO dan Dipole Mode Terhadap Curah Hujan di Kabupaten Kapuas Hulu

Authors

  • Serafi Yana Program Studi Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura
  • Andi Ihwan Program Studi Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura
  • Muh. Ishak Jumarang Program Studi Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura
  • . Apriansyah Program Studi Kelautan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura Pontianak, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26418/pf.v2i2.5838

Abstract

Telah dianalisis pengaruh Madden Julian Oscillation (MJO), Annual Oscillation (AO), ENSO dan Dipole Mode (DM) terhadap curah hujan di Kabupaten Kapuas Hulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Fast Fourier Transfrom (FFT). Metode FFT digunakan untuk melihat seberapa besar dan frekuensi atau fenomena atmosfer  yang paling berpengaruh terhadap peningkatan curah hujan daerah pengamatan. Berdasarkan hasil analisis, maka fenomena AO paling kuat pengaruhnya terhadap curah hujan dibandingkan dengan empat fenomena lain. Pengaruh ENSO dan DM diketahui dengan menggunakan data SOI dan DMI yang dikorelasikan dengan data anomali curah hujan. Secara umum fenomena ENSO lebih berpengaruh dibandingkan dengan fenomena DM. Nilai koefisien korelasi pada saat El Nino sebesar 0,13, La Nina 0,25, DM (+) 0,03 dan DM (-) 0,05.

Kata Kunci: MJO, AO, SAO, ENSO, DM, pola curah hujan.


Author Biography

Muh. Ishak Jumarang, Program Studi Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura

Program Studi Fisika

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura

Downloads

Published

2014-08-11

Issue

Section

Articles