Penggunaan Metode GPR 2D Untuk Identifikasi Korosi Tulangan Besi Beton Penahan Air di Lokasi X

Authors

  • Irvana Dwi Putranto Universitas Tanjungpura
  • Lena Sumargana Badan Riset dan Inovasi Nasional

DOI:

https://doi.org/10.26418/pf.v10i3.60711

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi korosi tulang beton menggunakan metode GPR konfigurasi Radar Reflection Profiling dengan frekuensi antena 900 MHz menggunakan data sekunder RAW Data sebagai inputnya dengan   tiga lintasan kemudian menghasilkan Amplitudo dan waktu tempuh dua arah (two way travel time) atau cepat rambat gelombang elektromagnetik, Citra radargram 2D yang diolah menggunakan software ReflexW. Lintasan georadar yang telah diidentifikasi pada lintasan 1 pada kedalaman 0,02 m - 0,15 m dengan nilai cepat rambat gelombang 0,1 m/ns -   0,12 m/ns dengan nilai amplitudo 8900 m - 10650 m belum mengalami korosi, pada lintasan 2 ditemukan pada kedalaman 0,02 m - 0,15 m dengan nilai cepat rambat gelombang 0,1 m/ns -   0,12 m/ns dengan nilai amplitudo 4900 m - 6500 m dan telah mengalami korosi tingkat sedang dan pada lintasan 3 ditemukan pada kedalaman 0,02 m - 0,15 m dengan nilai cepat rambat gelombang 0,12 m/ns dengan nilai kecerahan amplitudo 1500 m - 1900 m dan telah mengalami korosi tingkat tinggi.

Kata Kunci: Ground Penetrating Radar (GPR), Amplitudo, cepat rambat gelombang elektromagnetik, ReflexW, Korosi

Author Biographies

Irvana Dwi Putranto, Universitas Tanjungpura

Program Studi Geofisika

Lena Sumargana, Badan Riset dan Inovasi Nasional

Badan Riset dan Inovasi Nasional

Downloads

Published

2023-02-26

Issue

Section

Articles