Identifikasi Sebaran Spasial Genangan Banjir di Kota Pontianak Menggunakan Metode Normalized Difference Water Index

Authors

  • Angga Irfandi Yudistira Tanjungpura University
  • Yoga Satria Putra Tanjungpura University
  • Riza Adriat Tanjungpura University

DOI:

https://doi.org/10.26418/pf.v11i1.62907

Abstract

Salah satu bencana yang sering terjadi di daerah perkotaan saat ini adalah banjir, bencana alam berupa timbulnya genangan air yang menggenangi suatu daerah dalam jangka waktu tertentu yang menimbulkan dampak kerusakan harta benda serta kehilangan nyawa dari makhluk hidup di daerah tersebut. Guna mengurangi dampak dari banjir di Kota Pontianak ini, penyebaran informasi terkait sebaran genangan banjir sangat diperlukan. Melalui pemanfaatan teknologi penginderaan jauh, kebutuhan informasi terkait genangan banjir tersebut dapat dipenuhi dengan berdasarkan nilai indeks kebasahan suatu daerah atau disebut dengan metode Normalized Difference Water Index (NDWI). Dari hasil analisis NDWI diketahui luas genangan banjir ditandai dengan kebasahan tinggi yaitu seluas 8,46 km2 atau 7,575% dari luas Kota Pontianak. Mayoritas dari genangan banjir berada pada Kecamatan Pontianak Utara sebesar 62,500%, Kecamatan Pontianak Tenggara sebesar 19,540%, dan Kecamatan Pontianak Selatan sebesar 7,390% dari total luas genangan banjir yang terbentuk.

Author Biographies

Angga Irfandi Yudistira, Tanjungpura University

Department of Physics, Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Tanjungpura University

Yoga Satria Putra, Tanjungpura University

Program Studi Geofisika

Riza Adriat, Tanjungpura University

Program Studi Geofisika

References

Hamdani, H., Permana, S., and Susetyaningsih, A., Analisa Daerah Rawan Banjir Menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Geografis (Studi Kasus Pulau ¬-Bangka), Jurnal Konstruksi, 12(1), pp.1–13, 2016.

Pranadiarso, T., Hidayah, E., and Halik, G., Pemetaan Cepat Genangan Banjir Menggunakan Teknologi Remote Sensing, Jurnal Rekayasa Sipil, 16(2), pp.132–141, 2022.

Geoportal Data Bencana Indonesia, https:/-/gis.bnpb.go.id/ (accessed Aug. 1, 2022).

Moothedan, A. J., Dhote, P. R., Thakur, P. K., and Garg, V. In Automatic Flood Mapping using Sentinel-1 GRD SAR Images and Google Earth Engine : A Case Study OF DARBHANGAH, BIHAR, 2020.

Suwarsono., Nugroho, J.T., and Wiweka., Identification of Inundated Area Using Normalized Difference Water Index (NDWI) on Lowland Region of Java Island, International Journal of Remote Sensing and Earth Sciences, 10(2), pp.114–121, 2013.

Laurensz, B., Lawalata, F., and Prasetyo, S. Y. J., Potensi resiko banjir dengan menggunakan citra satelit (Studi kasus: Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara), Indonesian Journal of Computing and Modeling, 2(1), pp.17–24, 2019.

Xiao, X., Boles, S., Liu, J., Zhuang, D., Frolking, S., Li, C., Salas, W., and Moore, B., Mapping paddy rice agriculture in southern China using multi-temporal MODIS images, Remote Sensing of Environment, 95(4), pp.480–492, 2005.

Ramadhan, A.G., Handayani, H.H., and Darminto, M. R., Analisis Peta Rawan Banjir Metode Pembobotan dan Peta Genangan Banjir Metode NDWI terhadap Kejadian Banjir (Studi Kasus : Kabupaten Sidoarjo), Geoid : Journal of Geodesy and Geomatics, 17(2), pp.232–244, 2022.

Hidayah, E., Widiarti, W.Y., and Ammarulsyah, A.R., Zonasi Tingkat Kerawanan Banjir Bandang dengan Sistem Informasi Geografis di Sub-DAS Kaliputih Kabupaten Jember, Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering, 13(2), pp.273–282, 2022.

Gao, B. C., NDWI - A normalized difference water index for remote sensing of vegetation liquid water from space, Remote Sensing of Environment, 58pp.257–266, 1996.

Downloads

Published

2023-04-30

Issue

Section

Articles