PENENTUAN DOSIS RADIASI LINAC MENGGUNAKAN APLIKASI MCNPX PADA JARINGAN LUNAK DENGAN PENYISIPAN PARU-PARU, PANKREAS DAN TULANG BELAKANG

Authors

  • Alfiarani Medina Prodi Fisika, FMIPA Universitas Tanjungpura
  • Fajar Arianto Prodi Fisika, FMIPA Universitas Diponegoro

DOI:

https://doi.org/10.26418/pf.v12i2.77133

Abstract

Dalam proses radioterapi, distribusi dosis yang akan diterima pasien perlu diestimasi terlebih dahulu sebelum dilakukan penyinaran agar pemanfaatan terapi radiasi dapat optimal. Perhitungan dosis radiasi tersebut dapat disimulasikan dengan program MCNPX. Dalam penelitian ini, karakteristik kurva Percentage Depth Dose (PDD) dan distribusi dosis serap pada organ pankreas serta tulang belakang dihitung berdasarkan simulasi dengan MCNPX. Phantom yang digunakan adalah jenis ORNL-MIRD phantom (1996 version) yang telah dimodifikasi. Phantom nonhomogen disisip dengan organ paru-paru di kedalaman 5,0-14,0 cm, pankreas, dan tulang belakang. Luas lapangan radiasi 10×10 cm2, arah penyinaran radiasi Anterior-Posterior (AP). Penelitian dilakukan dengan variasi Source Surface Distance (SSD) sebesar 95,0 cm, 97,5 cm, 100 cm, 102,5 cm, dan 105 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik kurva PDD phantom homogen mengalami peningkatan hingga kedalaman 2,0 cm untuk seluruh SSD. Kurva PDD kemudian mengalami penurunan secara eksponensial. Kurva PDD untuk phantom nonhomogen menunjukkan perbedaan pola di daerah sebelum paru-paru, di paru-paru, dan setelah paru-paru. Selanjutnya, distribusi dosis serap terendah untuk organ pankreas dan tulang belakang didapatkan saat menggunakan SSD 105 cm. Manfaat dari temuan ini adalah dapat membantu memaksimalkan kinerja pada proses Treatment Planning System (TPS).

References

Immel, A., le Cabec, A., Bonazzi, M., Herbig, A., Temming, H., Schuenemann, V. J., Bos, K. I., Langbein, F., Harvati, K. & Bridault, A. 2016. Effect of X-ray irradiation on ancient DNA in sub-fossil bones–Guidelines for safe X-ray imaging. Scientific Reports, 6(1), 32969.

Podgorsak, E. B. 2005. Radiation oncology physics. IAEA Vienna.

Perkasa, S. & Sanjaya, M. 2016. Analisis Pengaruh Perubahan Source to Surface Distance (SSD) dan Field Size terhadap Distribusi Dosis menggunakan Metode Monte Carlo-EGSnrc.

Rasito, T. & Hari, S. 2016. Radiation shielding design for DECY-13 cyclotron using Monte Carlo method.

Miska, L., Safitri, R., Irwandi, I. & Yusibani, E. 2019. Modifikasi Fantom ORNL_MIRD untuk Kebutuhan Simulasi Monte Carlo Pasien Radioterapi Kanker Payudara Menggunakan MCNPX. Jurnal Rekayasa Elektrika, 15(1).

Yani, S. 2021. Analisa Distribusi Dosis pada Fantom Homogen dan Inhomogen dengan Simulasi Monte Carlo. Komunikasi Fisika Indonesia, 19(1), 39–44.

Setiawati, E., Susanto, R. E. & Arianto, F. 2022. Penentuan Faktor Koreksi Dosis Radiasi Sinar-X Linac 6 MV Pada Ketidakhomogenan Jaringan Tubuh dengan MCNPX. Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop Dan Radiasi, 18(1), 17–32.

Anam, C. 2011. Kajian spektrum sinar-X 6 MV menggunakan simulasi Monte Carlo. Berkala Fisika, 14(2), 49–54.

Krstic, D. & Nikezic, D. 2007. Conversion coefficients for age-dependent ORNL phantoms from 137Cs in soil as a source of external exposure. Nuclear Instruments and Methods in Physics Research Section A: Accelerators, Spectrometers, Detectors and Associated Equipment, 580(1), 540–543.

Khabaz, R. (2020). Phantom dosimetry and cancer risks estimation undergoing 6 MV photon beam by an Elekta SL-25 linac. Applied Radiation and Isotopes, 163, 109232.

Iswinning Diah, F. & Anggraita, P. 2012. Perhitungan Efisiensi Daya Berdasar Prosen-Tase Kedalaman Dosis (PDD) Pada Linac Medis Rs Dr. Sardjito. 14, 138–151.

Rizani, A., Setiabudi, W. & Anam, C. 2012. Simulasi Monte Carlo untuk menentukan dosis sinar-X 6 MV pada ketakhomogenan medium jaringan tubuh. Berkala Fisika, 15(2), 49–56.

Downloads

Published

2024-09-04

Issue

Section

Articles