Identifikasi Ketebalan Lapisan Tanah Gambut Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas (Studi Kasus: Daerah Parit Haji Muksin II Kabupaten Kubu Raya)

Authors

  • Nuraisyah Nuraisyah Universitas Tanjungpura
  • Yuris Sutanto Universitas Tanjungpura
  • Radhitya Perdhana Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/pf.v12i2.79959

Keywords:

Tanah Gambut, Resistivitas, Wenner-Schlumberger

Abstract

Wilayah Parit Haji Muksin II merupakan salah satu tempat dengan pembangunan yang cukup cepat, namun terdapatnya tanah gambut pada lahan konstruksi akan menjadi hambatan yang cukup serius dari perspektif daya dukung bangunan dikarenakan tanah gambut memiliki karakteristik yang mudah terkompresi. Penelitian terkait identifikasi bawah permukaan tanah gambut perlu dilakukan menggunakan metode geolistrik resistivitas yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi bawah permukaan. Menggunakan konfigurasi Wenner-Schlumberger dengan 4 lintasan dan panjang masing-masing lintasan 45 meter. Hasil penampang 2D menunjukkan nilai resistivitas lapisan gambut bervariasi yaitu pada lintasan pertama didapat rentang nilai resistivitas berkisar antara 58,1 Ωm hingga 189 Ωm, kemudian pada lintasan kedua tanah gambut memiliki nilai resistivitas berkisar antara 6,72 Ωm hingga 323 Ωm, selanjutnya pada lintasan ketiga nilai resistivitas berkisar antara 58,1 Ωm hingga 323 Ωm. Pada lintasan keempat didapat nilai resistivitas berkisar antara 111 Ωm hingga 323 Ωm, dengan kedalaman gambut mencapai lebih dari 5 meter. Lapisan selanjutnya yang ditemukan yaitu lempung dengan nilai resistivitas 6,72 Ωm hingga 58,1 Ωm dengan kedalaman mulai dari 2 sampai 9 meter. Validasi telah dilakukan menggunakan data bor dan didapat hasil pengeboran tanah gambut mencapai kedalaman lebih dari 5 meter. Hasil pengeboran ini sesuai dengan hasil penampang 2 dimensi menggunakan konfigurasi Wenner-Schlumberger pada masing-masing lintasan yang mendapatkan lapisan tanah gambut mencapai kedalaman hingga 5 meter.

References

Huaan, H. dan Muliadi, M., “Identifikasi Lapisan Bawah Permukaan Lahan Gambut di Komplek Kayana Kabupaten Kubu Raya Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas,†Prisma Fisika, vol. 9, no. 1, hlm. 40–47, 2021.

Krisnohadi, A., “Analisis pengembangan lahan gambut untuk tanaman kelapa sawit Kabupaten Kubu Raya,†Jurnal Teknik Perkebunan, vol. 1, no. 1, hlm. 1–7, 2011.

Sirait, F. dan Ihwan, A., “Identifikasi Struktur Lapisan Tanah Gambut Sebagai Informasi Awal Rancang Bangunan dengan Metode Geolistrik 3D,†Prisma Fisika, vol. 3, no. 2, 2015.

Rahmawati, D. dan Zulfian, Z., “Identifikasi Lapisan Tanah Keras pada Lahan Gambut Menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis,†Prisma Fisika, vol. 8, no. 1, hlm. 45–49, 2020.

Widyastuti, A. dan Zulfian, Z., “Identifikasi Struktur Lapisan Bawah Permukaan Menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis (Studi Kasus: TPA Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak),†PRISMA FISIKA, vol. 8, no. 3, hlm. 190–195, 2020.

Loke, M. H., “Electrical imaging surveys for environmental and engineering studies,†A practical guide to, vol. 2, hlm. 70, 1999.

Arifin, L., “Distribusi lapisan batuan sedimen yang diduga mengandung gas biogenik dengan metode tahanan jenis di Pantai Saronggi, Sumenep, Madura,†Indonesian Journal on Geoscience, vol. 5, no. 2, hlm. 119–126, 2010.

Verhoef, P. N. W., “Geologi untuk teknik sipil,†1994.

Rahma, A. dan Zulfian, Z., “Identifikasi Ketebalan Lapisan Tanah Gambut Menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis 3D (Studi Kasus: Daerah Parit Haji Husin II Kecamatan Pontianak Tenggara Kota Pontianak),†Prisma Fisika, vol. 8, no. 3, hlm. 221–228, 2020.

Muliadi, M., Zulfian, Z., dan Muhardi, M., “Identifikasi Ketebalan Tanah Gambut Berdasarkan Nilai Resistivitas 3D: Studi Kasus Daerah Tempat Pembuangan Akhir Batu Layang Kota Pontianak,†Positron, vol. 9, no. 2, hlm. 86–94, 2019.

Agus, F., Anda, M., Jamil, A., dan Masganti, “Lahan Gambut Indonesia,†Lahan Gambut Indonesia, no. August 2016, hlm. Pp. 1-250, 2014.

Downloads

Published

2024-08-31

Issue

Section

Articles