Studi Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut di Pesisir Kabupaten Ketapang Menggunakan Metode Wilson

Authors

  • Siska Gustiani Universitas Tanjungpura
  • Yoga Satria Putra Universitas Tanjungpura
  • Zulfian Zulfian Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/pf.v13i2.81305

Keywords:

Energi Terbarukan, Metode Wilson, Metode Kim Nielsen

Abstract

Pembangkit listrik energi terbarukan sangat dibutuhkan guna membantu Pemerintah mengatasi penggunaan listrik yang semakin tahun mengalami peningkatan. Salah satunya di Kabupaten Ketapang, yang produksi listrik dari tahun 2018 hingga 2021 mengalami peningkatan sebesar 62.477.359 KWh. Energi gelombang laut merupakan salah satu sumber energi pembangkit listrik terbarukan yang ramah lingkungan dan dapat ditemukan di perairan Indonesia. Secara umum, energi gelombang laut adalah energi yang dihasilkan dari pergerakan gelombang laut menuju ke daratan atau sebaliknya. Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut (PLTGL) telah banyak dikembangkan, diantaranya, yaitu teknologi buoy tipe, teknologi overtopping devices, dan teknologi Oscillating Water Column (OWC).Peramalan gelombang digunakan untuk mencari nilai tinggi signifikan gelombang laut dan periode gelombang laut. Karakteristik ombak yang menuju ke tepi pantai pada saat angin berhembus dapat diprediksi dengan metode Wilson. Periode datangnya gelombang dapat dihitung menggunakan persamaan yang disarankan dari Kim Niels. Daya listrik yang dihasilkan pada ketiga titik lokasi tersebut mempunyai daya listrik yang tinggi pada wilayah pantai Pulau Bawal. Pantai Pulau Bawal memiliki lokasi yang tidak menyatu dengan dengan daratan, sehingga hal ini yang menyebabkan pada lokasi tersebut memiliki nilai daya yang tinggi. Pertama, ketinggian signifikan gelombang laut di lokasi penelitian menggunakan metode Wilson memiliki ketinggian signifikan gelombang laut pada bulan Agustus yang berkisar antara 0,02-0,01 m dari tahun 2017-2021. Kedua, potensi daya listrik yang dihitung dari nilai signifikan gelombang laut dari metode Wilson, menghasilkan daya listrik yang tidak berpotensi untuk membangkitkan PLTGL. Karena, dari hasil daya listrik yang dihasilkan dari metode Wilsom kecil, berkisar antara 6,9-2,9 watt.

Author Biographies

Siska Gustiani, Universitas Tanjungpura

Mahasiswa program studi Fisika

Yoga Satria Putra, Universitas Tanjungpura

Dosen program studi geofisika

Zulfian Zulfian, Universitas Tanjungpura

Dosen program studi geofisika

References

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat, "Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat," 11 Maret 2022. [Online]. Available: https://kalbar.bps.go.id/statictable/2019/02/11/131/-produksi-listrik-pt-pln-persero-menurut-lokasi-kwh-2005-2021.html. [Accessed 26 Januari 2023].

M. B. Subagio, S. P. Fitri and Soemartojo, "Analisa Teknis Sistem Konversi Pneumatis Energi Gelombang Laut Sebagai Pembangkit Listrik," Jurnal Teknik POMITS Vol.1 No.1, pp. 1-6, 2012.

B. Drew, A. R. Plummer and M. N. Sahinkaya, A. Review Of Wave Energy Converter Technology, Proceedings of the Institution of Mechanical Engineers, Part A: Journal of Power and Energy, 223(8),, 2009.

A. Poullikas, Technology Prospects of Wafe Power Systems, Electronic Journal of Energy & Environment, (JANUARY 2014), pp. 47–69. doi: 10.7770/ejee-V2N1-art662., 2014.

I. P. Sriartha and I. K. Putra, "Diatribusi Spasial Genangan Air Laut Berdasarkan Analisis Data Satelit Altimetri Envisat di Wilayah Pesisir Barat Kabupaten Buleleng,Bali.," Jurnal Bumi Lestari, vol. 15, pp. 165-175, 2015.

A. L. Mardiansyah, A. Ismanto and W. B. Setyawan, "Gelombang Laut sebagai Sumber Energi Alternatif Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut (PLTGL) dengan Sistem Oscillating Water Column (OWC) di Perairan Pantai Bengkulu," Jurnal OCE UNDIP Volume 3 No.3, pp. 328-337, 2014.

L. E. Safitri, M. I. Jumarang and Apriansyah, "Studi Potensi Energi Listrik Tenaga Gelombang Laut Sistem Oscillating Water Column (OWC) di Perairan Pesisir Kalimantan Barat," POSITRON, Volume 6 No.1, pp. 08-16, 2016.

L. P. Sari, Muliadi and Risko, "Estimasi Tinggi Gelombang Laut di Perairan Pantai Kijing Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat," PRISMA FISIKA, Vol. 8, No. 1, pp. 50-56, 2020.

S. A. and H. , Jurnal Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, vol. 7, p. 1, 2020.

S. Arrohman and D. A. Himawanto, eluang Peluang dan tantangan pengembangan teknologi Oscilating Water Column (OWS) di Indonesia. Jurnal Energi Dan Teknologi Manufaktur (JETM), 4(01), 37–42., 2021.

B. Triatmodjo, Teknik Pantai, Edisi Kedua. Yogyakarta., 1999.

B. Murdani, Analisa Rancang Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut dengan Sistem Oscillating Water Column di Pantai Baron Yogyakarta, 2008.

B. Buku Informasi Perubahan Iklim Dan Kualitas Udara Di Indonesia., Jakarta: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika., 2012.

M. Trenggono, Transformasi gelombang laut dan pengaruhnya terhadap dinamika Pantai Muara Ajkwa tahun 1993-2007. Bogor : Institut Pertanian Bogor, 2009.

Downloads

Published

2025-08-29

Issue

Section

Articles