Identifikasi Lapisan Bawah Permukaan Sekitar Sumur Air Garam di Desa Manis Raya dengan Metode Geolistrik Resistivitas

Authors

  • Indra Sanjaya Purba Tanjungpura University
  • Muhardi Muhardi Tanjungpura University
  • Zulfian Zulfian Tanjungpura University

DOI:

https://doi.org/10.26418/pf.v13i1.77608

Keywords:

Geolistrik, resistivitas, air asin, akuifer, sumur garam

Abstract

Penelitian terkait penerapan metode geolistrik resistivitas untuk mengidentifikasi lapisan bawah permukaan sekitar sumur air garam telah dilakukan di Desa Manis Raya Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang. Penelitian ini menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi wenner-schlumberger   dengan 3 lintasan yang memiliki panjang masing-masing 195 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, lapisan bawah permukaan daerah penelitian terdiri dari 3 lapisan hingga 39,4 m. Lapisan pertama diidentifikasi sebagai lapisan gambut dengan nilai resistivitas 0,134 sampai dengan 0,766 Ωm. Lapisan kedua berupa lapisan lempung yang berada di bawah tanah gambut dengan nilai resistivitas 0,863 Ωm sampai dengan 2,18 Ωm. Lapisan ketiga berupa pasir berada di bawah lapisan lempung dengan nilai resistivitas 4,57 Ωm   sampai dengan   38,7 Ωm. Lapisan pasir ini diduga sebagai lapisan akuifer yang menjadi wadah terakumulasinya air garam di lokasi penelitian yang berasal dari connate water dengan ketebalan mencapai 35 m.

References

G. Sedia, “Pengelolaan Sumur Garam Ditinjau Dari Segi Hukum Adat Di Dusun Suak Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang,†Perahu (Penerangan Hukum) J. Ilmu Huk., vol. 7, no. 1, pp. 17–26, 2019, doi: 10.51826/.v7i1.310.

S. Asri, “Pengelolaan Sumur Garam Darat di Krayan Kabupaten Nunukan,†J. Ris. Teknol. Ind., vol. 11, no. 2, pp. 109–122, 2017, doi: 10.26578/jrti.v11i2.3225.

S. Atmiati, “Aplikasi Metode Geolistrik untuk Menentukan Intrusi Air Garam di sekitar Bledug Kuwu Grobogan.,†Universitas Negeri Semarang, 2011.

F. Sukmaya, Supriyadi, and W. Hardyanto, “identifikasi Fenomena Jebakan Air Garam Melalui Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Schlumberger Studi Kasus Desa Ngaglik Kecamatan Sambi Boyolali,†Unnes Phys. J., vol. 5, no. 2, pp. 7–13, 2016.

M. A. Ryani, S. Sagiman, and I. Umran, “Kajian Bakteri Azotobacter Pada Lahan Sawah Di Sekitar Sumur Garam Desa Suak Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang,†J. Sains Mhs. Pertan. Equator, vol. 7, 2018.

F. Faisal, Y. S. Putra, and M. Muhardi, “Aplikasi Metode Geolistrik Resistivitas untuk Mengidentifikasi Lapisan Akuifer di Komplek Alam Mulia Serdam, Kabupaten Kubu Raya,†J. Fis. Unand, vol. 11, no. 1, pp. 22–28, 2022, doi: 10.25077/jfu.11.1.22-28.2022.

F. D. Sastrawan, R. Rahmania, and M. Arisalwadi, “Studi Awal Indikasi Intrusi Air Laut Menggunakan Metode Gelostrik Tahanan Jenis,†J. Fis. Flux J. Ilm. Fis. FMIPA Univ. Lambung Mangkurat, vol. 18, no. 2, pp. 164–169, 2021, doi: 10.20527/flux.v18i2.9077.

S. C. Wahyono, “Pendugaan Lapisan Akuifer dengan Metode Geolistrik Konfigurasi Schlumberger di Rampa Manunggul , Kotabaru,†J. Fis. FLUX, vol. 8, no. 1, pp. 66–74, 2011.

M. H. Loke, Electrical Imaging Surveys For Environmental and Engineering Studies. 1999. [Online]. Available: http://www.geotomosoft.com/coursenotes.zip

W. M. Telford, L. P. Geldart, and R. E. Sheriff, “Applied Geophysics, Second Edition (W. M. Telford, L. P. Geldart, R. E. Sheriff) (z-lib.org),†Cambridge University Press. 1990.

J. . Reynolds, An Introduction to Applied and Environmental Geophysics. USA: JhonWiley & Sons, 1997.

S. Vebrianto, Eksplorasi Metode Geolistrik : Resistivitas, Polarisasi Terinduksi, Dan Potensial Diri. Malang: Universitas Brawijaya Press (UB Press), 2016.

S. Rahmah, “Pencitraan Dua Dimensi Data Resistivity dan Induced Polarization untuk Mendelineasi Deposit Emas Sistem Epitermal ‘X,’†2009.

A. R. Hakim, Hairunisa, and Nurjumiyati, “Studi Akumulasi Rembesan Air Lindi Dengan Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Konfiguras Wenner Mapping(Studi Kasus: TPA Supit Urang, Malang),†vol. 3, no. 2, pp. 1–14, 2017.

D. Santoso, Pengantar Teknik Geofisika, TG-210. Bandung: Insititut Teknologi Bandung, 2002.

M. Dentith and S. Mudge, Geophysics for the mineral exploration geoscientist, no. 6. 2014. doi: 10.1017/cbo9781139024358.

F. Sirait and A. Ihwan, “Identifikasi Struktur Lapisan Tanah Gambut Sebagai Informasi Awal Rancang Bangunan dengan Metode Geolistrik 3D,†Prism. Fis., vol. III, no. 2, pp. 36–40, 2015.

R. Riskawati and A. Abdullah, “Identifikasi Lapisan Akuifer Dengan Metode Geolistrik di Kelurahan Poboya Kota Palu,†Gravitasi, vol. 20, no. 2, pp. 55–60, 2021, doi: 10.22487/gravitasi.v20i2.15737.

M. I. I. Mohamaden and D. Ehab, “Application of electrical resistivity for groundwater exploration in Wadi Rahaba, Shalateen, Egypt,†NRIAG J. Astron. Geophys., vol. 6, no. 1, pp. 201–209, 2017, doi: 10.1016/j.nrjag.2017.01.001.

K. Nugroho and B. Widodo, “The Effect of Dry-Wet Condition to Peat Soil Physical Characteristic of Different Degree of Decompotition. Dalam Rieley, dan Page (Eds.),†pp. 94–102, 2001.

C. W. Montgomery, “Environmental Geology (Ninth Edition),†2011.

Downloads

Published

2025-04-30

Issue

Section

Articles