Analisis Kinerja Metode Elektrokoagulasi Dengan Pelat Berlubang Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Air Sumur Bor
DOI:
https://doi.org/10.26418/positron.v15i2.101568Keywords:
air sumur bor, efieiensi proses, elektrokoagulasi, kualitas air, pelat berlubangAbstract
Ketersediaan air bersih tidak selalu mampu memenuhi kebutuhan masyarakat seiring meningkatnya jumlah penduduk, sehingga air sumur bor banyak dimanfaatkan sebagai sumber air alternatif. Namun, air sumur bor cenderung mengandung padatan tersuspensi, logam terlarut seperti besi, serta memiliki nilai pH yang tidak stabil sehingga perlu diproses melalui pengolahan awal untuk memenuhi standar kualitas air bersih. Penelitian ini mengevaluasi kinerja proses elektrokoagulasi dalam meningkatkan kualitas air sumur bor menggunakan elektroda pelat berlubang dengan variasi diameter lubang 7 mm, 5 mm, dan 3 mm, serta pelat tanpa lubang. Efisiensi proses dinilai menggunakan metode pembobotan multikriteria berdasarkan parameter kualitas air (kadar besi, kekeruhan, TDS, dan pH) serta performa operasi (massa anoda terlarut dan konsumsi energi listrik). Hasil menunjukkan bahwa pelat berdiameter 5 mm menghasilkan perbaikan kualitas air paling tinggi, dengan reduksi kadar besi sebesar 67,31%, kekeruhan 98,50%, TDS 30,65%, serta pH yang mencapai rentang normal. Dari aspek performa alat, pelat 5 mm menghasilkan pelarutan anoda minimum, sedangkan konsumsi energi terendah diperoleh pada pelat berdiameter 7 mm dengan nilai 42,44 kWh/m³. Berdasarkan skor pembobotan keseluruhan, pelat berlubang berdiameter 5 mm merupakan konfigurasi paling efisien dengan nilai efisiensi 76% dalam meningkatkan kualitas air sumur bor melalui proses elektrokoagulasi.References
Effendi, H., Telaah Kualitas Air: bagi pengelolaan sumber daya dan lingkungan perairan, Kanisius, Yogyakarta, 2003.
Pusfitasari, M.D., Yogaswara, R.R., Jiwantara, D.M., Daud, D., and Anggara, I.R., “Penurunan Kandungan Besi (Fe) dalam Air Tanah dengan Metode Elektrokoagulasi,” Jurnal Teknik Kimia, 12(2), pp. 59–63, 2018.
Purnama, D.D., Iduwin, T., and Hidayawanti, R., “Pengaruh Bubuk Fosfor Strontium dan Limbah Plastik pada Kuat Tekan Beton,” Jurnal Forum Mekanika, 8(2), pp. 80–85, 2019.
Ruliyansyah, A., and Pramulya, M., Pemetaan Kerentanan Kebakaran Lahan di Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat, Jurnal Teknologi Perkebunan dan Pengelolaan Sumberdaya Lahan, pp. 37–43, 2021.
Putra, A.Y. and Mairizki, F., Analisis Warna, Derajat Keasaman dan Kadar Logam Besi Air Tanah Kecamatan Kubu Babussalam, Rokan Hilir, Riau, Jurnal Katalisator, 4(1), pp. 9, 2019.
Muliyana, R.I.A., Upaya Penurunan Kadar Logam Berat Air Menggunakan Metode Elektrokoagulasi Untuk Menghasilkan Air Bersih, 2019.
Hasanah, F., Penggunaan Metode Elektrokoagulasi Menggunakan Elektroda Aluminium dan Besi pada Pengolahan Air Limbah Batik, Seminar Nasional Inovasi dan Aplikasi Teknologi di Industri 2019, 100(1), pp. 213–218, 2019.
Heffron, J., Removal of Trace Heavy Metals from Drinking Water by Electrocoagulation, Tesis, Civil Engineering, Marquette University, 2015.
Solehah, G.H., Rahmawanti, N., and Dony, N., Penjernihan Air Rawa Menggunakan Metode Elektrokoagulasi Menggunakan Limbah Produksi Furniture Aluminium Limbah Baterai Kering dan Limbah Charger Mobile Phone, Prosiding Hasil-Hasil Penelitian Tahun 2020 Dosen-Dosen Universitas Islam Kalimantan, pp. 136–149, 2020.
Kalsum, L., Meidinariasty, A., Yuliati, S., Syakdani, A., Pratama, Mb., Bayu Alpitansyah, R., Alnafrah, F., and Ismareni, P., Pengolahan Air Payau Menjadi Air Bersih Menggunakan Metode Elektrokoagulasi, Jurnal Kinetika, 12(1), pp. 1–8, 2021.
Hashim, K.S., AlKhaddar, R., Shaw, A., Kot, P., Al-Jumeily, D., Alwash, R., and Aljefery, M.H., Electrocoagulation as an Eco-Friendly River Water Treatment Method, Lecture Notes in Civil Engineering, Springer, 2020.
Caesar Ramadhan, I., Pengolahan Air Limbah Detergen Menggunakan Metode Elektrokoagulasi dengan Sistem Kontinu, 2022.
Kobya, M., Demirbas, E., and Senturk, E., Treatment of textile wastewaters by electrocoagulation, Journal of Hazardous Materials, 100(1–3), pp. 163–178, 2003.
Mulyani, I.M., Prayitno, Mahatmanti, F.W., and Kusumastuti, E., “Pengaruh Jenis Pelat Elektroda pada Proses Elektrokoagulasi untuk Menurunkan Kadar Thorium dalam Limbah Hasil Pengolahan Logam Tanah Jarang,” Prosiding Pertemuan dan Presentasi Ilmiah Penelitian Dasar Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir, Yogyakarta, pp. 401–412, Nov. 2017.
Kustiyaningsih, E. and Irawanto, R., Pengukuran Total Dissolved Solid (TDS) dalam Fitoremediasi Deterjen dengan Tumbuhan Sagittaria Lancifolia, Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 7(1), pp. 143–148, 2020.
Slamet, S., Rekayasa Air Bersih dan Limbah Cair, Deepublish, Yogyakarta, 2018.
Iswanto, B., Rachmawati, S.W., and Winarni, Pengaruh pH pada Proses Koagulasi dengan Koagulan Aluminium Sulfat dan Ferri Klorida, Teknologi Lingkungan, 5(2), 2009.
Mollah, M.Y.A., Schennach, R., Parga, J.R., and Cocke, D.L., Electrochemical coagulation of treated wastewaters for reuse, Journal of Hazardous Materials, 51, pp. 29–41, 2001.
Purba, R.H., Mubarak, and Galib, M., Sebaran Total Suspended Solid (TSS) di Kawasan Muara Sungai Kampar Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau, Jurnal Perikanan dan Kelautan, 23(1), pp. 21–30, 2018.
Suwanto, N., Sudarno, Sari, A.A., and Harimawan, “Penyisihan Fe, Warna, dan Kekeruhan pada Air Gambut Menggunakan Metode Elektrokoagulasi,” Jurnal Teknik Lingkungan, 6(2), 2017.
Ardiansyah, R., Putra, T.M., Suminar, D.R., and Ngatin, A., Pengaruh Waktu Pada Proses Elektrokoagulasi Air Laut Secara Batch, Jurnal Fluida, 14(2), pp. 65–72, 2021.
Abdulhadi, B., Kot, P., Hashim, K., Shaw, A., Muradov, M., and Al-Khaddar, R., Continuous-flow Electrocoagulation (EC) Process for Iron Removal from Water: Experimental, Statistical and Economic Study, Science of the Total Environment, 760(143417), 2021.
Buck, R., Rondinini, S., Covington, A., Baucke, F., Brett, C., Camões, M., Milton, M., Mussini, T., Naumann, R., Pratt, K., Spitzer, P., and Wilson, G., Measurement of pH, IUPAC, 74(11), pp. 675–692, 2010.
Purba, J.O., Subiyanto, S., and Sasmito, B., Pembuatan Peta Zona Rawan Tanah Longsor di Kota Semarang dengan melakukan Pembobotan Parameter, Jurnal Geodesi Undip, 3(2), pp. 40–52, 2014.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.