Analisis Pola Sirkulasi Arus di Perairan Pantai Sungai Duri Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat

Authors

  • . Suandi Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura
  • Muhammad Ishak Jumarang Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura
  • . Apriansyah Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas MIPA Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/positron.v6i2.16882

Keywords:

Elevasi Muka Air Laut, Sirkulasi Arus, Volume Hingga

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menganalisis pola sirkulasi arus di Perairan Pantai Sungai Duri Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat. Data pasang surut dan angin tahun 2014 digunakan sebagai input untuk menentukan pola sirkulasi arus.Metode numerikyang digunakan untuk menentukan pola sirkulasi arus adalah metode volume hingga. Sementara data angin dan pasut digunakan sebagai nilai input model. Analisis pola sirkulasi arus dilakukan pada empat kondisi musim yang ada di Indonesia, yaitu musim Barat, peralihan I, musim Timur dan peralihan II. Hasil simulasi model menunjukkan elevasi muka air laut pada musim Barat berkisar antara -0,30 s.d. 0,44 m. Kecepatan arus pada musim Barat berkisar antara 0,02 s.d. 0,65 m/s, dengan arah arus cenderung ke Utara hingga Barat Daya. Elevasi muka air laut pada kondisi peralihan I berkisar antara -0,19 s.d. 0,29 m. Kecepatan arus pada kondisi peralihan I berkisar antara 0,02 s.d. 0,30 m/s, dengan arah arus cenderung ke Timur Laut hingga Tenggara. Elevasi muka air laut pada musim Timur berkisar antara -0,23 s.d. 0,34 m. Kecepatan arus pada musim Timur berkisar antara 0,02 s.d. 0,44 m/s, dengan arah arus cenderung sama dengan musim Barat yakni ke Utara hingga Barat Daya. Elevasi muka air laut pada kondisi peralihan II berkisar antara -0,10 s.d. 0,09 m. Kecepatan arus pada kondisi peralihan II berkisar antara 0,02 s.d. 0,72 m/s, dengan arah arus cenderung ke Barat hingga Tenggara. Hasil kecepatan arus tertinggi berada pada kondisi peralihan II yaitu 0,72 m/s.

References

Badan Pusat Statistik Kota Pontianak. Pontianak dalam Angka 2010. Pontianak: BPS Kota Pontianak; 2010.

Agustini T, Jumarang MI, Ihwan A. Simulasi Pola Sirkulasi Arus di Muara Kapuas Kalimantan Barat. PRISMA FISIKA. 2013; I: p. 33-39.

Google Earth. Sungai Duri Kalimantan Barat. 0,571228° LU, 108,928178° BT, Ketinggian Mata 3081 meter.CNES/Atrium; 2015 [09 Juli 2015] http://www.earth.google.com/

ECMWF. European Center for Medium Range Weather Forecast; 2014 [01 Juli2015] http://www.apps.ecmwf.int/

DHI Water and Environment. Hydrodynamic and Transport Module Scientific Documentation. Denmark; 2007.

Padman L, Erofeeva S. Tide Model Driver (TMD) Manual V 1.2: Earth & Space Research; 2005.

Chai T, Draxler RR. Root Mean Square Error (RMSE) or Man Absolute Error (MAE). Geoscientific Model Development. 2014; VII: p. 1247-1250.

Sulvina. Analisis Kecepatan Arus dan Pola Angkutan Sedimen pada Pantai di Daerah Sungai Duri Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Pontianak. Pontianak: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura; 2009.

Downloads

Published

2016-10-07

Issue

Section

Articles