Penyesuaian Fungsi Deret Fourier untuk Karakteristik Pola Curah Hujan di Kota Pontianak

Authors

  • Andi Ihwan Jurusan Fisika, FMIPA Universitas Tanjungpura, Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.26418/positron.v2i1.2003

Keywords:

deret Fourier, Gauss Newton, curah hujan, superposisi gelombang.

Abstract

Secara umum karakteristik curah hujan bulanan di Indonesia menunjukkan adanya pola hubungan dengan frekuensi revolusi bumi yang menyebabkan spektrum gelombang tidak bisa dianggap berdiri sendiri. Hal ini membuat fluktuasi curah hujan terhadap waktu merupakan fungsi gelombang priodik tak-harmonik dimana fungsi gelombang tersebut adalah superposisi gelombang yang harmonik. Karakteristik curah hujan yang merupakan superposisi gelombang tersebut dapat didekati dengan analisis deret Fourier. Hasil simulasi menggunakan metode least-square non linier menunjukkan bahwa pola curah hujan bulanan di Kota Pontianak dapat didekati dengan analisis deret Fourier pada orde ke-8 dengan tingkat kesesuaian di atas 70%.

References

Ramage, C.S., 1971, Monsoon Meteorology, Academic Press Inc., International Geophysics Series, Vol. 15.

Tjasjono, B, 2004, Klimatologi, Edisi Kedua, Penerbit Itb, Bandung.

Ihwan, A., 2012, Algorithma Fast Fourier Trasform (FFT) Untuk Analisis Pola Curah Hujan Di Kalimantan Barat, Jurnal Aplikasi Fisika, Unhalu Vol. 8 No. 1 Hal. 60 – 65.

Grandis, H., 2003, Inversi Geofisika, Edisi Ke-1, Program Studi Geofisika Fakultas Ilmu Kebumian dan Teknologi Mineral, ITB, Bandung.

Howison, S., Crighton (Deceased), C. G., Ablowitz, M. J., Davis, S. H.; Hinch, E. J., Iserles, A.’ Ockendon, J., Olver, P. J., 2005, Practical Applied Mathematics: Modelling, Analysis, Approximation, Cambridge University Press.

Downloads

Published

2012-05-10

Issue

Section

Articles