Prototype Sistem Telemetri Pemantauan Kualitas Air Pada Kolam Ikan Air Tawar Berbasis Mikrokontroler
DOI:
https://doi.org/10.26418/positron.v8i2.27367Keywords:
Telemetri, Sensor, Arduino, Ubidots, Real TimeAbstract
Telah dibuat sebuah prototype pemantauan kualitas air yang bekerja berdasarkan prinsip telemeteri. Tujuan dari pembuatan alat ini adalah untuk mendeteksi kualitas air pada kolam ikan air tawar dan memastikan bahwa air kolam tidak tercemar, tidak terlalu hangat, serta tidak mengandung zat-zat yang dapat mengakibatkan matinya ikan secara mendadak. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen yang dilakukan di laboratorium elektronika Fakultas Teknik Universitas Teknologi Sumbawa. Pembacaan sistem berupa data yang dikirim ke Ubidots dan ditampilkan dalam grafik secara real time. Saat dilakukan kalibrasi sistem menggunakan air standar (aqua) diperoleh nilai pH sebesar 6.88, kemudian dilakukan pengujian untuk larutan uji (air keran, larutan kunyit dan pasta gigi). Hasil pembacaan sistem yaitu pH 7.0 untuk air, 8.7 untuk larutan kunyit dan 9.0 untuk larutan pasta gigi. Sehingga pembacaan untuk sensor kekeruhan yaitu jernih untuk air biasa, keruh untuk larutan kunyit dan keruh untuk larutan pasta gigi. Secara keseluruhan sistem yang dibangun mampu mengukur dan menyimpan data hasil pengukuran kualitas air kolam ikan air tawar sehingga dapat dilakukan penanganan yang tepat apabila terjadi perubahan kualitas air secara signifikan. Oleh karena itu, alat ini dapat diimplementasikan di kolam-kolam ikan air tawar.
References
Wadu, R.A., Ada, Y.S., dan Panggalo, I.U., Rancang bangun sistem sirkulasi Air pada akuarium/bak ikan air tawar berdasarkan kekeruhan air secara otomatis, Jurnal Ilmiah Flash, 3(1), pp 2-3, 2017.
Astria, F., Subito, M., dan Nugraha, D.W., Rancang Bangun Alat Ukur pH Dan Suhu Berbasis Short Message Service (SMS) Gateway, Metrik, 1(1), pp 48-50, 2014.
Bailey, D., Practical Radio Enggineering and Telemetry for Industri, Elsevier, 2003.
Setiawan, D., Arduino UNO, http://ilmuti.org (diakses tanggal 2 Mei 2018).
Ohrtman, F., Wi-Fi Handbook: Building 802.11b Wireles Networks, McGraw-Hill, 2003.
Hidayatullah, M., Sistem kendali keran otomatis menggunakan sensor Passive InfraRed (PIR) berbasis mikrokontroler ATMega8535L untuk menghemat penggunaan air, Jurnal Tambora Universitas Teknologi Sumbawa, 1(3), pp 34-35, 2016.
Karim, S., Sensor dan Aktuator, Kementerian Pendidikan & Kebudayaan, 2013.
Warsito B.A., Ubidots, http://sk.raharja.ac.id/ ubidots (diakses tanggal 2 Mei 2018).
Multazam E. A. dan Hasanuddin B. Z., Sistem monitoring kualitas air tambak udang vaname, Jurnal IT, 8 (2), pp 118- 125, 2017.
Lintang, E. dan Firdaus F., Sistem monitoring kualitas air pada kolam ikan berbasis wireless sensor network menggunakan komunikasi zigbee, Prosiding SNATIF Ke-4, 2017.
Dadin M, Yudi Y. M., Wijaya R. I., dan Rahardjo S., Jaringan sensor kualitas air berbasis TCP-IP untuk peringatan dini bencana pencemaran dan penyebaran racun yang mendadak dari dasar danau pada area kolam jaring apung,
https://www.researchgate.net, (diakses tanggal 10 Mei 2018).
Agustiningsih, D. E. dan Pramana, R., Perancangan perangkat monitoring kualitas air pada kolam budidaya berbasis web localhost, Jurnal Sustainable, 7(1), pp 13-23, 2018.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.