Identifikasi Keberadaan Gas Hidrat Menggunakan Bottom Simulating Reflector pada Penampang Seismic 2D di Cekungan Aru, Papua Barat
DOI:
https://doi.org/10.26418/positron.v9i2.33303Keywords:
bottom simulating reflector, cekungan aru, gas hidrat, interval velocityAbstract
Gas hidrat merupakan senyawa dengan molekul gas terperangkap di dalam sel-sel kristal yang terbentuk dari molekul air dan dipertahankan dalam bentuk hidrat oleh ikatan hidrogen. Gas hidrat diharapkan dapat menjadi sumber energi alternatif. Penelitian ini dilakukan di Cekungan Aru, Papua Barat. Cekungan Aru memiliki kondisi terisi oleh sedimen berupa fraksi halus setelah proses deformasi pada masa pliosen hingga resen yang diidentifikasi sebagai sedimen terigenus atau pelagik karena terdiri dari sisa-sisa cangkang mikroorganisme sehingga memungkinkan terbentuknya zona stabilitas gas hidrat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan gas hidrat menggunakan bottom simulating reflector (BSR) pada penampang seismik 2D. Kenampakan BSR menjadi indikator utama keberadaan gas hidrat pada saat proses interpretasi. Penelitian ini menggunakan tiga lintasan seismik hasil brute stack, yaitu L01.6, L26, dan L27. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, BSR terindikasi pada L01.6 dengan rentang CDP 8321 hingga CDP 8481 pada TWT 4000 ms hingga TWT 5500 ms, kemudian CDP 16300 hingga CDP 23600 pada TWT 4500 ms hingga TWT 7900 ms dan L27 dengan rentang CDP 1281 hingga CDP 4641 pada TWT 5250 ms hingga TWT 6500 ms. Kenampakan BSR pada penampang seismik menyerupai garis putus-putus, memotong stratigrafi, sejajar dengan lapisan sedimen, dan ada yang membentuk lensa-lensa. Karakteristik BSR juga didukung dengan anomali interval velocity pada semblance saat proses analisis kecepatan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.