Sebaran Salinitas Perairan Laut Kabupaten Bengkayang pada Musim Kemarau
DOI:
https://doi.org/10.26418/positron.v10i1.40113Keywords:
ROFI, Salinitas, LemukutanAbstract
Telah dilakukan penelitian tentang sebaran salinitas perairan laut Kabupaten Bengkayang pada musim kemarau. Penelitian ini dilakukan dengan melalukan pengambilan data salinitas, suhu dan konduktivitas massa air berdasarkan kedalaman di 23 stasiun pengukuran. Lokasi penelitian berada pada koordinat 107,68 s.d 108,93 BT dan 0,69 LS s.d 0,87 LU. Lokasi penelitian terdiri atas lima lintasan yang membentang dari timur ke barat dan setiap lintasan terdiri atas empat stasiun pengamatan serta penambahan tiga stasiun pengukuran di sisi timur, barat dan selatan Pulau Lemukutan. Analisis dan visualisasi data massa air (suhu, salinitas, dan densitas) dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Ocean Data View (ODV) versi 4.7.6. Hasil analisis dan visualisasi data massa air menunjukkan bahwa salinitas massa air di perairan laut Kabupaten Bengkayang pada musim kemarau berada pada rentang 28,96 s.d 32,5 psu. Sebaran salinitas permukaan di daerah penelitian terbagi atas tiga bagian yaitu bagian utara, bagian tengah dan bagian selatan daerah penelitian, dengan tiap bagian membentang dari timur ke barat atau tegak lurus garis pantai. Massa air bersalinitas rendah (MABR) yang terjebak di bagian tengah diduga berasal dari massa air dari sungai yang terletak di bagian selatan pesisir Kalimantan yaitu Sungai Kapuas dan Sungai Mempawah. MABR tersebut terdorong dan bergerak ke arah utara sesuai dengan arah arus yang terjadi di pesisir Kalimantan Barat pada musim kemarau. Stratifikasi kolom air dalam kondisi stabil di seluruh daerah penelitian. Massa air yang bersalinitas kurang dari 30,5 psu ditemukan hingga kedalaman 4,5 meter di bagian barat daya, bagian selatan dan bagian tenggara Pulau Lemukutan. Massa air dengan salinitas 30,75 s.d 31,75 psu dapat dijumpai dari garis pantai hingga mencapai bagian barat Pulau Lemukutan dengan kedalaman sampai 10 meter dari permukaan.
References
Balai Pusat Statistik Kalimantan Barat Provinsi Kalimantan Barat Dalam Angka 2019. (2019).
Aldrian, E. and Dwi Susanto, R. , Identification of three dominant rainfall regions within Indonesia and their relationship to sea surface temperature, International Journal of Climatology, 23(12), pp.1435–1452, 2003.
Kushadiwijayanto, A. A., Apriansyah, H., and Idiawati, N. In Pemodelan Arus Musiman Di Perairan Lemukutan Kalimantan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) bekerjasama dengan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Jambi: Jambi(ID), 2017.
Nakada S, Ishikawa Y, Awaji T, In T, Shima S, Nakayama T, Isada T, S. S. , Modelling run off into a Region Of Freswater Influence for improved ocean predicted: Application to Funka Bay, J-STAGE, 6pp.47–52, 2012.
Tas, S. . Region of Freswater Influence: The Influence of Depth on ROFI. Faculty of Civil Engineering, Delft University of Technology, Delft(NL). 2014, 2014.
Souza, A. J. and Simpson, J. H. , The modification of tidal ellipses by stratification in the Rhine ROFI, Continental Shelf Research, 16(8), pp.997–1007, 1996.
Triatmodjo, B., Teknik Pantai,Beta Offset, 1999.
Simpson, J.H., Bos, W.G., Schirmer, F., Souza, A.J., Rippeth, T.P., Jones, S.E., & Hydes, D., Periodic stratification in the Rhine ROFI in the North Sea, Oceanologica Acta, 16(1), pp.23–32, 1993.
Nurjaya, I. W., Behavior of Low Salinity Water Near The Mouth of Tokyo Bay. Tokyo University of Fisheries, Tokyo (JP). 2000, 2000.
Sulardi, A., Karakteristik Massa Air Bersalinitas Rendah Di Perairan Teluk Balikpapan Anom Sulardi. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor (ID). 2016, 2016.
Hutabarat and Evans, Pengantar Oseonografi, Universitas Indonesia, 2001.
Schlitzer, R. Ocean Data View. (2014).
Suandi, Jumarang, M. I., and Apriansyah, Analisis Pola Sirkulasi Arus di Perairan Pantai Sungai Duri Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat, Positron, 6(2), pp.60, 2016.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.