Delineasi Subcekungan Daerah Menggala dan Sekitarnya, Provinsi Lampung Berdasarkan Anomali Magnetik dan Gaya Berat
DOI:
https://doi.org/10.26418/positron.v10i2.42800Keywords:
anomali magnetik, anomali gaya berat, delineasi, menggala, subcekunganAbstract
Delineasi subcekungan daerah Menggala dan sekitarnya dilakukan berdasarkan anomali magnetik dan gravitasi. Data anomali magnetik dan anomali Bouguer yang digunakan sudah melewati proses koreksi. Subcekungan daerah Menggala diasosiasikan dengan nilai anomali magnetik dan gravitasi yang rendah. Berdasarkan hasil yang diperoleh, sebanyak 9 (sembilan) subcekungan dengan isian sedimen berupa tuff, lempung, endapan rawa dan mineral diamagnetik teridentifikasi. Setiap subcekungan dibatasi oleh batuan beku dengan kedalaman berkisar 1 km dari permukaan. Subcekungan yang diidentifikasi memiliki arah timurlaut, baratlaut dan barat-baratlaut ke timurtenggara. Batuan basement (dasar) daerah Menggala diduga berupa batuan granit yang memiliki nilai densitas dan suseptibilitas masing-masing 2,643 g/cm3 dan 0,033767 SI.
References
Ingersoll, R. V., Tectonics of Sedimentary Basins, with Revised Nomenclature, In Tectonics of Sedimentary Basins, pp.1–43, 2011.
Bishop, M.G., South Sumatra Basin Province, Indonesia: The Lahat/Talang Akar-Cenozoic Total Petroleum System, USGS Open File Report, 2001.
Coster, G. L. De , The Geology of the Central and South Sumatra Basins, Proceedings Indonesian Petroleum Association Third Annual Convention, pp.77–110, 2018.
Katz, B. J., In Controls on lacustrine source rock development: a model for Indonesia, 20th Annual Convention Proceedings, pp.587-619, 1991.
Maryono, A., Wahono, B., Tatang, A., Laporan Evaluasi Potensi Sumber Daya Batubara Blok 1, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, PSDMBG, LA 2018 -6, 2018.
Santoso, B., Daulany, B., Coalification Trend in South Sumatera Basin, Indonesia Mining Journal, (9)6, pp.9-21, 2006.
Hidayat, W., Pemodelan Struktur Regional Daerah Menggala Menggunakan Step Model, 1st Earth Science International Seminar, pp.1, 2010.
Wahyono, H., Rohandi, U., Sobari, I., Peta Anomali Magnet Lembar Menggala, Sumatera, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, 2004.
Subagio, S. and Patmawidjaya, T., Pola Anomali Bouguer dan Anomali Magnet Dan Kaitannya Dengan Prospek Sumber Daya Mineral dan Energi Di Pulau Laut, Pulau Sebuku dan Selat Sebuku, Kalimantan Selatan, Jurnal Geologi Kelautan, 11(3), pp.115, 2016.
Subagio, Suharyono, S., Buyung, N., Peta Anomali Bouger Lembar Menggala, Sumatera, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, 1991.
Setiadi, I., Setyanta B., dan Widijono, B.S., Delineasi Cekungan Sedimen Sumatra Selatan Berdasarkan Analisis Data Gaya Berat, JSDG, 20(2), 2010.
Telford, W. M., Geldart, L. P., and Sheriff, R. E., Applied Geophysics, 2nd ed, Cambridge University Press, 1990.
Pawlowski, R. S., Preferential continuation for potential-field anomaly enhancement, Geophysics, 60(2), pp.390–398, 1995.
ESDM, Peta Potensi Sumber Daya Mineral, Batu bara dan Panas Bumi di Provinsi Lampung, Dinas ESDM Lampung, 2019.
Burhan, G., Gunawan, W., Noya, Y., Peta Geologi Lembar Menggala, Sumatera, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, 1993.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.