Penentuan Area Potensi Tanah Longsor Berdasarkan Analisis Mikrotremor Di Dusun Jeruk Dan Sekitarnya Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo

Authors

  • Rusnianti Nur Program S2 Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Gadjah Mada
  • Eddy Hartantyo Depertemen S2 Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Gadjah Mada

DOI:

https://doi.org/10.26418/positron.v11i2.46833

Keywords:

Analytical Processing Hierarchy, Mikrotremor, Potensi, Tanah longsor.

Abstract

Dusun Jeruk adalah salah satu daerah dengan tingkat kerawanan longsor yang tinggi. Hal ini disebabkan daerah tersebut memiliki kondisi topografi curam, tanah beragam dan curah hujan yang tinggi. Terdapat 125 kepala keluarga, 133 bangunan berupa 128 rumah penduduk, 2 masjid, 1 gereja dan 2 sekolah dasar yang dapat berdampak, sehingga pentingnya dilakukan kajian ini. total 31 data mikrotremor tersebar di daerah Dusun Jeruk dan sekitarnya. Pengukuran menggunakan seismometer tipe lennertz le-3d/20s selama 45 menit dengan frekuensi sampling 100 Hz. Data mikrotremor diolah menggunakan software geopsy dengan metode Horizontal to Vertical Spatial Ratio (HVSR) dan pembobotan pada setiap parameter dengan metode statistik Analytical Hierarchy Process(AHP) dalam area potensi longsor. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa persebaran nilai frekuensi dominan (fo) sebesar 3,3 Hz-18,05 Hz, amplifikasi (Ao) berkisar antara 1,2-7,06, indeks kerentanan seismik (Kg) antara 0,12-7, 67 , ketebalan lapisan sedimen (h) berkisar antara 7,67-69,42 meter, GSS berkisar antara 1,2x10^-5-6,8x10^-4 dan nilai PGA berkisar antara 93,20-215,95 gal. Berdasarkan perhitungan pembobotan dengan metode statistik AHP, daerah yang memiliki potensi longsor tertinggi adalah Dusun Jeruk, Dusun Ngelebengan, Dusun Kalipak, Dusun Kemiriombo dan Dusun Manggis, sedangkan daerah yang tidak memiliki potensi longsor tinggi adalah Dusun Srimulyo dan Dusun Pelet.

References

Karnawati, D., The Mechanism of Rock Mass Movements As the Impact of Earthquake, Din. Tek. Sipil, 7(2), pp. 179–190, 2007.

Kawasan Rawan Bencana (KRB) Kabupaten Kulon Progo, bpbd.kulonprogokab.go.id/detil/368/kawasan-rawan-bencanakabupaten-kulon-progo (accessed 02 December 2020).

Rahardjo,W., Rumidi S. and Rosidi H.M.D., Geological map of the Yogyakarta Quadrangle, Java, skala 1 : 100.000, Geological Survey of Indonesia, pp. 1-15, 1977.

Rata-Rata Curah Hujan dan Hari Hujan Menurut Kecamatan Per Bulan di Kabupaten KulonProgo,https://kulonprogokab.bps.go.id (accassed 25 November 2019).

Data laporan Bencana Kecamatan Samigaluh, https://samigaluh.kulonprogokab.go.id, (accassed 16 Agustus 2020).

.

SESAME, Guidelines for the implementation of the H/V spectral ratio technique on ambient vibrations. Measurements, processing, and interpretations. WP12 European commission - Research general directorate project no. EVG1-CT-2000-0026 SESAME, vol. report D23, no. December, p. 62 pp., 2004.

Nakamura, Yutaka. "Clear identification of fundamental idea of Nakamura’s technique and its applications." In Proceedings of the 12th world conference on earthquake engineering, vol. 2656. New Zealand: Auckland, 2000.

Secht, M.I, and Wohlenberg, J., Microtremor Measurements Used to Map Thickness of Soft Sediments,†Bull. Seismol. Soc. Am., 89(1), pp. 250–259, doi:10.1785/bssa0890010250, 1999.

Kanai, K., Improved Empirical Formula for Characteristics of Stray (Sic) Earthquake Motions. Proceedings of the japanese Earthquake Symposium, Pp.1-4, 1966.

Ratdomopurbo, A., dan Suharna., Pedoman Pemetaan Mikrozonasi, Badan Geologi, Dapertemen Energi dan Sumberdaya Mineral, 2008.

M. Muzli, M., Masturyono, M., Murjaya, J., & Riyadi, Studi Awal Penyusunan Skala Intemsitas Gempabumi, J. Meteorol. dan Geofis., 2(17), pp. 89–99, 2017.

Ishihara, K., Soil Behaviour in Earthquake Geotechnics, Oxford University Press Inc, New York, USA, ISBN:979-95811-3-3 Inc, 1996.

Downloads

Published

2021-12-29