Respon Pertumbuhan Stek Pucuk Keji Beling (Strobilanthes crispus Bl) dengan Pemberian IBA (Indole Butyric Acid)
DOI:
https://doi.org/10.26418/protobiont.v2i2.2733Abstract
Keji beling (Strobilanthes crispus Bl) merupakan salah satu jenis tanaman yang digunakan sebagai tanaman hias dan juga obat-obatan. Perbanyakan tanaman Keji beling (S.crispus Bl) lebih sering mengunakan stek pucuk, karena tanaman ini jarang berbunga. Indole Butyric Acid (IBA) merupakan salah satu zat pengatur tumbuh (zpt) yang dapat mempengaruhi pertumbuhan stek pucuk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian IBA terhadap pertumbuhan stek pucuk keji beling (S.crispus Bl) dan mengetahui konsentrasi IBA yang dapat meningkatkan pertumbuhan stek pucuk keji beling (S.crispus Bl). Penelitian dilakukan selama 3 bulan mulai Januari sampai dengan Maret 2012. Penelitian dilakukan di Rumah Kaca dan di Laboratorium Prodi Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 9 taraf konsentrasi IBA yaitu 0 ppm (kontrol), 25 ppm, 50 ppm, 75 ppm, 100 ppm, 125 ppm, 150 ppm, 175 ppm dan 200 ppm dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian IBA tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata pada pertumbuhan tinggi tanaman. Pemberian IBA 75 ppm dapat meningkatkan berat basah tanaman yaitu 8.84 gr dan panjang akar tanaman yaitu 21.70 cm. Pemberian IBA 100 ppm dapat menghasilkan jumlah daun terbanyak yaitu 32.33 helai dan jumlah akar terbanyak yaitu 53.67 helai. Pemberian IBA 175 ppm dapat meningkatkan berat kering tanaman yaitu 1.93gr.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are not restricted by the journal from entering into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) after its publication in this journal. This approach aims to safeguard against potential plagiarism or unauthorized use of unpublished manuscripts, as outlined in the submission guidelines which state that this journal does not accept previously published manuscripts.