Keanekaragaman Rheofitoplankton Sebagai Bioindikator Kualitas Air Sungai Kapuas di Kabupaten Sanggau
DOI:
https://doi.org/10.26418/protobiont.v2i2.2742Abstract
Sungai Kapuas merupakan salah satu sungai yang melintasi dan menghubungkan beberapa kabupaten yang terdapat di Kalimantan Barat, salah satunya adalah Kabupaten Sanggau. Pemantauan kualitas air dapat dilakukan menggunakan bioindikator, salah satu bioindikator yang bisa digunakan adalah rheofitoplankton. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keanekaragaman rheofitoplankton dan kualitas air di Sungai Kapuas di Kabupaten Sanggau. Pengambilan sampel dilakukan pada 4 stasiun dengan 3 kali ulangan pada masing-masing titik pengambilan. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Nopember dan Desember 2011. Rheofitoplankton yang diperoleh sebanyak 37 genera yang terdiri dari divisi Chrysophyta sebanyak 14 genera, Chlorophyta 15 genera dan Cyanophyta 8 genera. Kelimpahan tertinggi terdapat pada lokasi satu (1092,61 Ind/l) dengan kelimpahan genera tertinggi yaitu Desmidium dan Spirogyra. Kelimpahan terendah terjadi pada lokasi dua (801,7 Ind/l) dengan kelimpahan genera tertinggi yaitu Spirogyra dan Rhizosolenia. Indeks keanekaragaman rheofitoplankton (H’) berkisar antara 2,2920-2,8470, indeks dominansi Simpson (D) berkisar antara 0,0710-0,1670, indeks kemerataan Sorensen (E) berkisar antara 0,753-0,916. Berdasarkan analisis keanekaragaman rheofitoplankton, Sungai Kapuas di Kabupaten Sanggau sudah tercemar ringan, namun kondisi fisika-kimia air masih mampu mendukung kehidupan rheofitoplankton.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are not restricted by the journal from entering into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) after its publication in this journal. This approach aims to safeguard against potential plagiarism or unauthorized use of unpublished manuscripts, as outlined in the submission guidelines which state that this journal does not accept previously published manuscripts.