Pertumbuhan Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merril) pada Media Tanah Gambut yang Diberi Abu Jerami Padi dan Pupuk Kandang Sapi
DOI:
https://doi.org/10.26418/protobiont.v2i2.2754Abstract
Abu jerami padi dan pupuk kandang sapi berpotensi meningkatkan pH dan unsur hara pada tanah gambut sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman kedelai pada tanah gambut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan tanaman kedelai (Glycine max (L.) Merril) pada media tanah gambut yang diberi abu jerami padi dan pupuk kandang sapi. Penelitian dilakukan di rumah kasa Jurusan Biologi FMIPA Universitas Tanjungpura dari bulan Juli sampai September 2012 menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu abu jerami padi dan faktor kedua yaitu pupuk kandang sapi. Konsentrasi abu jerami padi yang digunakan yaitu 0 gram, 5 gram, 10 gram, 15 gram. Konsentrasi pupuk kandang sapi yang digunakan yaitu 0 gram, 11 gram, 22 gram, 33 gram. Masing – masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 48 unit perlakuan. Perlakuan 10 gram abu jerami padi dan 33 gram pupuk kandang sapi menunjukan hasil yang terbaik untuk parameter tinggi tanaman 181 cm, jumlah bunga 41,66 kuntum, jumlah polong 34,66 polong, berat basah tanaman 31 gram, dan berat kering tanaman 8,66 gram. Perlakuan 15 gram abu jerami padi dan 22 gram pupuk kandang sapi menunjukan hasil terbaik untuk jumlah daun 72 helai.Downloads
Published
2013-07-31
Issue
Section
Articles
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are not restricted by the journal from entering into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) after its publication in this journal. This approach aims to safeguard against potential plagiarism or unauthorized use of unpublished manuscripts, as outlined in the submission guidelines which state that this journal does not accept previously published manuscripts.