Isolasi Dan Identifikasi Jamur Dari Organ Bergejala Sakit Pada Tanaman Jeruk Siam (Citrus nobilis var. microcarpa)
DOI:
https://doi.org/10.26418/protobiont.v1i1.586Abstract
Tanaman jeruk siam (Citrus nobilis var. microcarpa) merupakan salah satu tanaman hortikultura dan komoditi unggulan di Pontianak Kalimantan Barat. Jamur merupakan salah satu penyebab serangan penyakit pada tanaman jeruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis jamur yang dapat diisolasi dari organ sakit pada tanaman jeruk siam (C. nobilis) pada beberapa tingkatan umur tanaman yaitu 0 sampai 4 bulan, 4 sampai 8 bulan, 8 bulan sampai 4 tahun dan 4 tahun ke atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jamur yang terdapat pada organ sakit tanaman jeruk yaitu Fusarium sp, Phytophthora sp, Colletotrichum sp, Diploidia sp, Capnodium sp, Sphaceloma sp, Basidiophora sp. Gejala sakit pada tanaman jeruk yang ditimbulkan oleh jamur mulai terlihat pada umur yang berbeda yaitu Fusarium sp, Phytopthtora sp, dan Diploidia sp, memperlihatkan gejala sakit saat umur 4 tahun ke atas pada akar, batang dan buah. Capnodium sp, Basidiophora sp, Sphaceloma sp memperlihatkan gejala sakit pada tanaman jeruk saat berumur 4 bulan sampai umur 4 tahun ke atas pada daun dan buah. Sementara, Colletotrichum sp memperlihatkan gejala seperti bercak kehitam-hitaman pada organ daun dan tunas yang masih muda pada umur 4 sampai 8 bulan dan gejala serangan pada ranting tanaman jeruk mulai terlihat saat berumur 4 tahun ke atasDownloads
Published
2013-01-21
Issue
Section
Articles
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are not restricted by the journal from entering into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) after its publication in this journal. This approach aims to safeguard against potential plagiarism or unauthorized use of unpublished manuscripts, as outlined in the submission guidelines which state that this journal does not accept previously published manuscripts.