DISTRIBUSI SPASIAL DAN KELIMPAHAN KERANG ALE-ALE (Meretrix meretrix) DI PANTAI TANJUNG BELANDANG KABUPATEN KETAPANG KALIMANTAN BARAT
DOI:
https://doi.org/10.26418/protobiont.v13i1.70808Keywords:
distribusi spasial, kelimpahan, Meretrix meretrix, Pantai Tanjung BelandangAbstract
Kerang ale-ale (Meretrix meretrix) merupakan salah satu spesies anggota kelas bivalvia yang terdapat di Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat. Penangkapan yang berlangsung sepanjang tahun dan secara acak menghasilkan dampak negatif bagi keberadaan kerang ale-ale (M. meretrix). Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui distribusi spasial dan kelimpahan dari kerang ale-ale (M. Meretrix) serta mengukur parameter lingkungan di Pantai Tanjung Belandang Kabupaten Ketapang. Penelitian dilakukan bulan Maret 2023 pada 5 stasiun sebanyak 6 kali ulangan menggunakan metode Hand-shorting dengan kedalaman 0-30 cm, analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kerang ale-ale (M. meretrix) hidup pada substrat pasir berlumpur, kelimpahan tergolong rendah dan pola distribusi bersifat merata dengan Indeks Morisita yang berkisar -0,002"“0,91. Faktor lingkungan yang memengaruhi keberadaan kerang ale-ale (M. meretrix) di setiap stasiun penelitian adalah suhu, salinitas, dan fraksi debu.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are not restricted by the journal from entering into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) after its publication in this journal. This approach aims to safeguard against potential plagiarism or unauthorized use of unpublished manuscripts, as outlined in the submission guidelines which state that this journal does not accept previously published manuscripts.