Re-desain kawasan auditorium UNTAN dengan mempertimbangkan masalah di kawasan tersebut seperti kemacetan, pedagang kaki lima yang tidak teratur, infrastruktur yang kurang memadai, kekumuhan dan lain-lain sebagainya. Desain di buat sebagai strategi tanggap situasi alam sekitar, sehingga penambahan elemen pendukung seperti foodcourt, plaza, gedung parkir dan lain-lain. Re-desain auditorium UNTAN tak hanya sebagai tanggap situasi saat ini tetapi juga memperkuat identitas atas kepunyaan auditorium yang terintegrasi dengan Universitas Tanjungpura.