PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG KAMBING DAN ABU KAYU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN LOBAK PADA TANAH GAMBUT
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v15i3.100758Keywords:
Abu Kayu, Lobak, Pupuk Kandang Kambing, Tanah Gambut4Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis terbaik dari penggunaan pupuk kandang kambing dan abu kayu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman lobak pada tanah gambut serta bertujuan untuk mengetahui interaksi antara pupuk kandang kambing dan abu kayu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman lobak pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di lahan yang berada di Jln. Reformasi, Gg Struktur, Pontianak Tenggara, dimulai pada 8 April 2023 sampai 13 Mei 2023. Penelitian ini menggunakan metode Faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor 3 taraf perlakuan, 4 sampel dan 3 ulangan. Faktor A adalah dosis abu kayu a1 = 30 ton/ha atau setara dengan 200 g/polybag a2 = 40 ton/ha atau setara dengan 300 g/polybag a3= 50 ton/ha atau setara dengan 400 g/polybag dan Faktor K adalah dosis pupuk kandang kambing k1= 10 ton/ha setara dengan 170 g/polybag k2= 15 ton/ha setara dengan 260 g/polybag k3 = 20 ton/ha setara dengan 340 g/polybag. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah daun, panjang umbi, diameter umbi, berat segar tanaman, berat segar umbi dan berat kering tanaman. Berdasarkan hasil penelitian penggunaan pupuk kandang kambing dengan dosis 10 ton/ha dan dosis abu kayu 30 ton/ha merupakan dosis yang efisien untuk pertumbuhan lobak pada tanah gambut, karena dengan pemberian dosis pupuk kandang kambing 10 ton/ha memberikan pengaruh berbeda tidak nyata dengan pemberian dosis pupuk kandang kambing 20 ton/ha sedangkan pemberian abu kayu 30 ton/ha berbeda tidak nyata dengan pemberian abu kayu 50 ton/ha. Interaksi antara pupuk kandang kambing dan abu kayu terjadi pada masa pertumbuhan lobak yang dapat dinyatakan pada pengamatan variabel berat kering tanaman.References
Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. 2020. Statistik Luas Lahan Gambut di Kalimantan Barat. Pontianak : Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat.
Damanik, M. M. B., B. E. Hasbuan, Fauzi, Sarifuddin dan H. Hanum. 2011. Kesuburan Tanah dan Pemupukan. Medan : USU Press.
Dewi, N., Ekawati D., dan A. D. Prameswari. 2022. Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Pakcoy (Brassica rafa L.) Terhadap Pemberian Pupuk Kandang Kambing dan Urea. Lansium. 3 (2) : 23-38.
Fitriani, C., Rahmidiyani. dan Sasli, I. 2022. Pengaruh Pemberian Abu Kayu Dan Pupuk Kalium Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Lobak Putih Pada Media Gambut. Jurnal Sains Equator. 11 (4) : 188-194.
Gardner, F.P., R.B. Pearce and R.L. Mitchell. 1991. Physiology of crop plants (Fisiologi Tanaman Budidaya). Diterjemahkan oleh: Susilo, H. Jakarta : Universitas Press.
Hanafiah, K.A. 2010. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Jakarta : Grafindo Persada.
Hardjadi, S.S. 1983. Pengantar Agronomi. Jakarta : Gramedia.
Indradana, K.H. 1986. Pengelolaan Kesuburan Tanah. Jakarta: Bina Aksara.
Jumin, H.S. 1994. Dasar-Dasar Agronomi. Jakarta : Gramedia.
Kimball, J. W. 1990. Biologi. Jakarta : Terjemahan Siti Sutarni T dan Sugimin. Erlangga.
Kristi, F., Hadijah, S., dan Abdurrahman, T. 2021. Pengaruh Abu Kayu dan Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tomat Pada Media Gambut. Jurnal Sains Pertanian Equator. 10 (2): 3-6.
Lakitan, B. 2010. Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta : Rajawali Pers.
Mulyana, S., Susana, R. dan Anggorowati, D. 2012. Pengaruh Beberapa Jenis Abu Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kailan Pada Tanah Gambut. Jurnal Sains Pertanian Equator.1(1) : 9-12.
Paelongan, Z.P.M., Amjaya. dan Elyani. 2004. Pengaruh Pemberian Mulsa Plastik Hitam Perak dan Dosis Abu Serbuk Katu Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Daun (Allium fistulosum L.). Jurnal Budidaya Pertanian. 1(2) : 45-49.
Putra, B., Ningsih, S. 2019. Peranan Pupuk Kotoran Kambing Terhadap Tinggi Tanaman, Jumlah Daun, Lebar Daun dan Luas Daun Total Pennisitum Purpureum Cv. Molt. Jurnal stock peternakan. 2(2) : 1-17
Samadi, B. 2013. Panen Untung dari Budidaya Lobak. Yogyakarta : Lily Publisher.
Sarief, E. S. 1986. Ilmu Tanah Pertanian. Bandung : Pustaka Buana.
Setyawan, N. M. B., Setie H., dan Wiyono. Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Kambing Terhadap Hasil Beberapa Macam Varietas Tanaman Kedelai (Glycine Max L). Jurnal Ilmiah Agrineca. 19 (2) : 47-54.
Sitorus, B. 2014. Pemberian pupuk urea dan abu boiler dalam memperbaiki sifat kimia tanah ultisol serta pertumbuhan jagung. Jurnal Agroekoteknologi. 2(4) : 37-45.
Sumardiharta, D.A. dan A. Ardi. 2001. Pengunaan Pupuk dalam Rangka Peningkatan Produktifitas Lahan Sawah. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian 20 (2): 67-82.
Sunarjono, H. 2013. Bertanam 36 Jenis Sayur. Jakarta : Penebar Swadaya.
Susanto, R. 2006. Penerapan Pertanian Organik. Yogyakarta : Kanisius.
Tjitrosoepomo, S. S. 2001. Botani Umum Jilid I. Bandung : Angkasa.
Tompodung, H.M. 2009. Pengaruh Bahan Organik terhadap Pertumbuhan Tanaman. Jurnal Ilmiah Adiwida 4(2) : 12-17.
Wardhana, I., Hudaini. H., dan Insan W. 2016. Respon pertumbuhan dan produksi tanaman selada (Lactuca sativa L.) pada pemberian dosis pupuk kandang kambing dan interval waktu aplikasi pupuk cair super bionik. Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian 14 (2) : 166-183.
Wargiono, J. 1989. Budidaya Ubi Jalar. Jakarta : Bharata
William, CN., J.O Uzo dan W. T. H. Peregrine. 1993. Produksi Tanaman Daerah Tropika. Terjemahan Soedharoedjian. Yogyakarta : Gajah Mada University Press.