PENGARUH TRIAKONTANOL DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU PADA TANAH ALUVIAL

Authors

  • Haikal Ghivari Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura
  • Agustina Listiawati Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura
  • Maulidi Maulidi Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v15i2.100941

Keywords:

Kacang Hijau, NPK, Tanah Aluvial, Triakontanol

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan komoditas pangan dengan prospek pengembangan yang baik di Kalimantan Barat, terutama pada tanah aluvial yang kaya endapan mineral dan mendukung pertumbuhan tanaman. Triakontanol sebagai ZPT diketahui berpotensi meningkatkan produktivitas melalui stimulasi pertumbuhan akar, sedangkan pupuk NPK menyediakan nutrisi esensial bagi perkembangan tanaman. Penelitian ini bertujuan menentukan konsentrasi triakontanol dan dosis NPK terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di Pontianak dari 26 Agustus–17 Oktober 2024 menggunakan Rancangan Petak Terbagi dengan tiga taraf triakontanol (0,01; 0,03; 0,05 ppm) dan tiga dosis NPK (200; 400; 600 kg/ha), menghasilkan 9 kombinasi perlakuan dan 27 unit percobaan. Variabel yang diamati meliputi pertumbuhan, komponen hasil, dan kondisi lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi signifikan antara triakontanol dan NPK terhadap tinggi tanaman 7 MST, berat polong, dan berat 100 biji. Triakontanol berpengaruh terhadap tinggi tanaman 6 MST, sedangkan NPK berpengaruh terhadap umur berbunga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi perlakuan tertentu mampu meningkatkan produktivitas kacang hijau pada tanah aluvial serta memberikan kontribusi dalam pengelolaan pemupukan dan penggunaan ZPT pada budidaya kacang hijau.

References

BPS Kalimantan Barat. 2020. Provinsi Kalimantan Barat Dalam Angka. Pontianak.

Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Kalbar. 2020. “Opendata Kalbar.” Data Kalbar. https://data.kalbarprov.go.id/organization/dinas-pertanian-tanaman-pangan-dan-hortikultura-prov-kalbar?page=2.

Fachrudin, 2000. Pengaruh suhu terhadap pertumbuhan kacang hijau. Jurnal Agronomi Indonesia, 28(2), 45–52.

Farianti, N., Ninuk H., Didik H., 2015. Pengaruh Pemberian Kalium Nitrat (KNO3) terhadap Pengisian Biji Tiga Varietas Tanaman Kedelai (Glycine max L.), Jurnal Produksi Tanaman Kedelai. 5 (7).

Hadiyanti, N. 2022. “Pengaruh Penggunaan Mulsa dan Pupuk NPK Terhadap Produktivitas Kacang Hijau.” Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 6(1): 2-9.

Hayati. 2006. Pengaruh faktor lingkungan terhadap hasil tanaman pangan. Jurnal Agronomi, 34(1), 12–19.

Kristisanani, L. M. 2006. “Pengaruh Pemberian Triakontanol Terhadap Produksi Tanaman Kacang Hijau.” Jurnal Bisains Pascasarjana Vol 8 (1): 231-242.

Lashbrook, C. C., 2002. Phytohormones in Crop Productivity Under Different Environments, Departement of Horticulture Iowa State University Ames, IA 50011-0001

Nadia, A., J. Sjofjan dan F. Puspita. 2016. Pemberian Trichompos Jerami Padi dan Pupuk Fosfor terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai. Jom Faperta Vol 3. No 1.

Purwono, dan Rudi Hartono. 2012. Kacang Hijau : Teknik Budidaya Di Berbagai Kondisi Lahan Dan Musim. Depok: Penebar Swadaya.

Rahmawati, A., Pratama, Y., & Lestari, D. (2022). Peran Fosfor dalam Mendukung Pertumbuhan dan Hasil Tanaman pada Berbagai Jenis Tanah. Jurnal Agroekoteknologi, 10(2), 115–123.

Ramadhan, A. 2022. “Pengaruh Pupuk NPK Mutiara Terhadap Pertumbuhan beberapa Varietas Kacang Hijau.” Jurnal Ilmiah Pertanian Vol 18 (1): 48-52.

Riry, J. 2020. “Pengaruh Dosis Pupuk NPK Phonska dan Pupuk Kotoran Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kacang Hijau.” Budidaya Pertanian 16 (2): 167-172.

Roberto. 2006. Peranan triakontanol dalam peningkatan pertumbuhan tanaman. Journal of Plant Growth Regulation, 22(3), 145–152.

Downloads

Published

2025-10-24

Issue

Section

Articles