RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS KEDELAI AKIBAT PEMBERIAN PUPUK P PADA TANAH GAMBUT
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v15i3.103060Keywords:
Hara Makro, Kedelai, Pupuk Fosfor, Tanah Gambut, Varietas KedelaiAbstract
Kedelai (Glycine max L. Merr.) merupakan sumber protein nabati penting di Indonesia, namun produktivitasnya di tanah gambut masih rendah akibat sifat fisik dan kimia tanah yang kurang mendukung. Oleh karena itu, diperlukan varietas adaptif dan pemupukan yang tepat seperti fosfor yang berperan penting dalam pembentukan klorofil, dan ketersediaan energi sel. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pertumbuhan dan hasil beberapa varietas tanaman kedelai dan memperoleh takaran dosis pupuk P yang tepat yang dapat memberikan hasil maksimal terhadap tiap varietas tanaman kedelai. Penelitian telah dilaksanakan di lahan yang terletak di Jl. Reformasi, Gg. Matematika Untan. Waktu penelitian dari tanggal 20 Juni sampai dengan 13 September 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split-Plot Design) yang terdiri dari 3 Petak Utama yaitu Varietas Kedelai (V) dan 3 anak petak yaitu dosis pupuk SP-36 (P), dengan 3 kali ulangan, setiap ulangan terdiri dari 4 tanaman, sehingga terdapat 108 tanaman. Variabel yang diamati meliputi: tinggi tanaman umur 2, 3, dan 4 MST (cm), berat kering tanaman (g), volume akar (cm3), jumlah polong/tanaman (buah), berat polong/tanaman (g), jumlah biji/tanaman (buah), berat biji/tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk P dan varietas Derap 1 memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik terhadap variabel berat polong per tanaman yaitu 21,11 g/tanaman, dan pemberian pupuk P dengan dosis 200 kg/ha memberikan hasil terbaik terhadap berat polong per tanaman yaitu 14,44 g/tanaman.References
Dinas Pertanian. 2016. Kalimantan Barat dalam Angka. Kalimantan Barat Province in figure; Pontianak.
Fageria, N. K., Baligar, V. C., & Jones, C. A. 2011. Growth and Mineral Nutrition of Field Crops. 3rd Edition. Boca Raton, FL: CRC Press, Taylor & Francis Group.
Gardner, F. P., Pearce, R. B., & Mitchell, R. L. 1991. Physiology of Crop Plants. Iowa: Iowa State University Press.
Gardner, F. P., Pearce, R. B., & Mitchell, R. L. 2017. Fisiologi Tanaman Budidaya. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
Hakiki, D. M. 2020. Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogea L.) dengan Pemberian Perlakuan Berbagai Jarak Tanam dan Dosis Fosfor yang Berbeda di Lahan Gambut. Skripsi. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Pekanbaru.
Hanafiah, K. A. 2014. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Jakarta: Rajawali Pers.
Hartati, S., Harnowo, D., & Taufiq, A. 2021. Respons Beberapa Varietas Kedelai terhadap Lingkungan Tumbuh yang Berbeda. Malang: Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi).
Havlin, J. L., Beaton, J. D., Tisdale, S. L., & Nelson, W. L. 2010. Soil Fertility and Fertilizers: An Introduction to Nutrient Management. 7th Edition. New Jersey: Pearson Prentice Hall.
Indah, P., K. Dewi., M. Irfan, & A. T. Arminudin. 2016. Peningkatan Efisiensi Pupuk Fosfat melalui Aplikasi Mikoriza pada Kedelai. Jurnal Agroteknologi, 6(2): 23-30.
Lakitan, B. 2019. Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Marwoto, & Taufiq, A. 2018. Budidaya Kedelai dengan Produktivitas Tinggi. Malang: Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi).
Rahmi, A., Nur, A., & Nurdin, M. 2020. Respon Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Kedelai (Glycine max L. Merrill) terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair. Jurnal Agrotek Indonesia, 5(2): 95–103.
Rochanda, W, I. Sungkawa, & Irhamudin. 2015. Pengaruh Inokulasi Rhizobium dan Pupuk Fosfat terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max (L). Merrill) Kultivar Argomulyo. Agroswagati Jurnal Agronomi, 4(2):1-11.
Rosmarkam, A., & Yuwono, N. W. 2018. Ilmu Kesuburan Tanah. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Rukmana, R. 2014. Budidaya dan Pascapanen Kedelai. Yogyakarta: Kanisius.
Sari, D. P., Marwoto, & Kasno, A. 2022. Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Kedelai pada Kondisi Lingkungan yang Berbeda. Malang: Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi).
Sitompul, S. M., & Guritno, B. 2016. Analisis Pertumbuhan Tanaman. Yogyakarta: UGM Press.
Suhartina, U., Taufiq, A., & Marwoto. 2018. Respons Beberapa Varietas Kedelai terhadap Cekaman Kekeringan pada Berbagai Fase Pertumbuhan. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, 2(1):33–42.
Susilawati, & Hasanah, U. 2020. Fisiologi Tanaman dan Aplikasinya pada Budidaya Pertanian. Palembang: Universitas Sriwijaya Press.
Taiz, L., Zeiger, E., Moller, I. M., & Murphy, A. 2015. Plant Physiology and Development (6th Edition). Sunderland, MA: Sinauer Associates, Inc. Publishers.