PENGARUH KONSENTRASI BIOURINE TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI MERAH PADA TANAH ALUVIAL
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v4i3.12389Abstract
Pupuk biourine adalah hasil fermentasi urine sapi dan rempah-rempah dengan melibatkan peran mikroorganisme. Pupuk biourine selain berfungsi untuk penyubur tanaman, rempah-rempah yang terkandung dalam pupuk biourine juga sekaligus sebagai pestisida alami untuk tanaman. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi biourine terhadap pertumbuhan dan hasil cabai merah pada tanah alluvial. Penelitian ini dilaksanakan pada Tanggal 02 Februari 2015 sampai dengan 11 Mei 2015 di Jln. Arteri Supadio, Gang. Wonodadi 2, Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari enam taraf perlakuan dan empat ulangan. Setiap perlakuan terdiri dari empat tanaman sampel. Perlakuan dalam penelitian adalah pemberian biourine dengan konsentrasi: 2 cc/liter, 3 cc/liter, 4 cc/liter, 5 cc/liter, 6 cc/liter dan 7 cc/liter. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), berat kering tanaman (gram), waktu berbunga (hari), jumlah buah per tanaman (buah) dan berat buah per tanaman (gram). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biourine dapat meningkatkan pertumbuhan cabai merah pada tanah alluvial. Pemberian biourine dengan konsentrasi 4 cc/liter merupakan konsentrasi terbaik terhadap pertumbuhan cabai merah pada tanah alluvial.