STUDI STATUS HARA NITROGEN, FOSFOR, DAN KALIUM PADA LAHAN BERGAMBUT UNTUK TANAMAN LADA ( Piper nigrum L.) DI KECAMATAN SUNGAI KUNYIT KABUPATEN MEMPAWAH

Authors

  • FEBRIANTI RISTHA TANJUNGPURA UNIVERSITY
  • Suswati Denah TANJUNGPURA UNIVERSITY
  • Hazriani Rini TANJUNGPURA UNIVERSITY

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v6i1.18673

Abstract

STUDI STATUS HARA NITROGEN, FOSFOR, DAN KALIUM PADA TANAH BERGAMBUT UNTUK TANAMAN LADA (Piper nigrum L.) DI KECAMATAN SUNGAI KUNYIT KABUPATEN MEMPAWAH

Ristha Febrianti(1), Denah Suswati(2), Rini Hazriani(2)

(1)Mahasiswa Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura

(2)Dosen Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura

Pontianak

 

ABSTRAK

Studi status hara merupakan proses untuk mengetahui kandungan unsur hara yang ada di dalam tanah untuk pertumbuhan tanaman. Studi status hara melibatkan pelaksanaan survey dan analisis pemupukan untuk meningkatkan kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status hara Nitrogen, Fosfor dan Kalium serta merekomendasi pemberian pupuk Urea, SP-36, dan KCL pada tanah bergambut untuk meningkatkan produksi lada. Hasil rekomendasi menunjukkan bahwa status hara Nitrogen, fosfor, dan Kalium pada masing-masing lokasi LT.1, LT.2, dan LT.3 bervariasi dari yang sangat rendah sampai sangat tinggi. Pada masing-masing lokasi dalam rangka meningkatkan produksi tanaman lada, direkomendasikan untuk melakukan pemupukan dengan pupuk Urea, SP-36 dan KCl. Pada lokasi LT.1 urea (170,35 kg/ha), SP-36 (42,85 kg/ha), KCl (603,08 kg/ha). Lokasi LT.2 urea (169,73 kg/ha), SP-36 (214 kg/ha), KCl (559,03 kg/ha). Lokasi LT.3 urea (174,90 kg/ha), SP-36 (165,98 kg/ha), KCl (510,11 kg/ha).

 

Kata Kunci : Status Hara, Tanah Bergambut, Lada

Additional Files

Published

2019-06-20

Issue

Section

Articles