Pengaruh Hidrolisis Asam Sulfat H2SO4 Terhadap Kadar Etanol Ubi Kayu (Manihot utilissma)

Authors

  • kuntadi kuntadi Fakultas Untan Universitas Tanjugpura
  • Retno budi lestari Lestari Fakultas Untan Universitas Tanjugpura
  • Suko priyono Priyono Fakultas Untan Universitas Tanjugpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v7i2.24556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil gula optimal sehingga dapat memproduksi etanol tertinggi melalui hidrolisis asam sulfat. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 faktor perlakuan Asam sulfat (H2SO4) dengan taraf perlakuan yaitu (1%), (1,5%), (2%), (2,5%) dan (3%) diulang sebanyak 5 kali. Variabel pengamatan meliputi total gula, pH sebelum fermentassi, pH setelah fermentasi,dan etanol, jika perlakuan berpengaruh nyata dilanjutkan uji Duncan"™s Range Test (DMRT) pada taraf uji 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hidrolisis asam sulfat berpengaruh tidak nyata terhadap total gula, pH setelah fermentasi dan etanol. Perlakuan hidrolisis asam sulfat terhadap ubi kayu terbaik gula pada perlakuan 3% dengan rerata 3,87%, pH setelah fermentasi terbaik 1% dengan rerata 3,66 dan etanol terbaik pada perlakuan 3% dengan rerata 7,40%.    Kata kunci: Asam Sulfat,  Etanol, Fermentasi, Hidrolisis, Ubi Kayu,

Published

2019-06-20

Issue

Section

Articles