KEYAKINAN, SUASANA HATI, DAN PENGALAMAN MASA LALU TERHADAP PILIHAN KONSUMSI PRODUK DAGING OLAHAN DI KOTA PONTIANAK

Authors

  • Devitasari devitasari
  • Nurliza Nurliza
  • Dewi Kurniati

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v8i2.30738

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk, mobilitas, dan didukung pertumbuhan industri pangan menyebabkan sebagian masyarakat lebih memilih produk pangan praktis, termasuk produk daging olahan daripada bentuk segarnya. Akan tetapi, mayoritas konsumen tidak menyadari adanya bahaya yang terkandung pada produk daging olahan yang mereka konsumsi karena kurangnya pengetahuan dan informasi produk, seperti label halal dan komposisi, termasuk jenis dan takaran zat tambahan yang digunakan. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh keyakinan, suasana hati, dan pengalaman terhadap pemilihan olahan daging yang mengandung zat aditif kepada 150 responden secara purposive sampling dengan model Structural Ecuation Model ( SEM ) menggunakan LISREL 8.8. Hasil menunjukkan bahwa keyakinan (agama, kebiasaan, dan opini) dan pengalaman (food neophobia) berpengaruh terhadap konsumsi produk daging olahan, kecuali suasana hati. Oleh karena itu,sebaiknya konsumen lebih memperhatikan informasi produk seperti kehalalan dan komposisi bahan yang digunakan agar dapat mengawasi dan mengontrol pemberiannya di rumah.

Downloads

Published

2019-07-11

Issue

Section

Articles