PENGARUH KONSENTRASI MIKROORGANISME LOKAL (MOL) REBUNG BAMBU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KAILAN PADA TANAH GAMBUT

Authors

  • gusman fauzi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura
  • chairani siregar
  • dwi zulfita

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v2i3.3584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi Mikroorganisme Lokal (MOL) rebung bambu yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan  pada tanah gambut. Penelitian dimulai dari tanggal 03 Maret – 20 Mei 2013. Lokasi penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak.  Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan, 4 ulangan dan setiap ulangan terdapat 3 sampel tanaman, jumlah keseluruhan tanaman sebanyak 72 tanaman. Perlakuan sebagai berikut : (M0) Tanpa MOL rebung bambu, (M1) Pemberian MOL rebung bambu dengan konsentrasi 1 ml/liter air, (M2) Pemberian MOL rebung bambu dengan konsentrasi 5 ml/liter air, (M3) Pemberian MOL rebung bambu dengan konsentrasi 10 ml/liter air, (M4) Pemberian MOL rebung bambu dengan konsentrasi 15 ml/liter air, (M5) Pemberian MOL rebung bambu dengan konsentrasi 20 ml/liter air . Variabel pengamatan : jumlah daun (helai), luas daun (cm2), volume akar (cm3), berat segar tanaman (g), berat kering tanaman (g), klorofil daun (spad unit).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi MOL rebung bambu memberikan pertumbuhan dan hasil yang berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan tanaman kailan pada tanah gambut. Pemberian MOL rebung bambu dengan  yang paling efektif untuk pertumbuhan tanaman kailan adalah konsentrasi 10 ml/l

Published

2013-10-03

Issue

Section

Articles